BNPB: Lebih dari 421 Hektare Lahan Karhutla Berhasil Dipadamkan

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 10 Sep 2026, 17:24
thumbnail-author
Adiansyah
Penulis
thumbnail-author
Siti Ruqoyah
Editor
Bagikan
Plt. Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Berton SP Panjaitan Plt. Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Berton SP Panjaitan (BNPB)

NTVNews.id, Jakarta - Perjuangan memadamkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terus dikebut. Di tengah kepungan asap dan tantangan medan, tim gabungan BNPB bersama satuan tugas darat dan udara berhasil memadamkan lebih dari 421 hektare lahan yang terbakar per Rabu, 9 September 2026.

Upaya tersebut jadi bagian dari operasi terpadu penanganan karhutla yang saat ini difokuskan pada enam provinsi prioritas, yakni Riau, Jambi, Sumatera Selatan, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, dan Kalimantan Selatan.

Plt. Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Berton SP Panjaitan mengatakan capaian pemadaman tersebut tidak terlepas dari kerja keras personel di lapangan, baik melalui operasi darat maupun dukungan dari udara.

"Saat ini kami bisa sampaikan bahwa secara total, luas lahan yang berhasil dipadamkan kemarin, 9 September 2026, sebesar 421 hektare lebih," kata Berton dalam konferensi pers yang digelar di Jakarta, Kamis, 10 September 2026.

Menurut dia, penanganan karhutla dilakukan secara masif dengan mengerahkan ribuan personel serta puluhan armada udara untuk mempercepat pemadaman dan mencegah api kembali meluas.

BNPB mencatat sebanyak 43.951 personel tim darat terlibat dalam penanganan karhutla. Selain mengandalkan kekuatan di darat, operasi juga diperkuat dengan armada udara untuk melakukan patroli hingga pemadaman dari udara.

Petugas tangani karhutla Gunung Semeru yang juga belum padam hingga Kamis, 3 September 2026 <b>(Antara)</b> Petugas tangani karhutla Gunung Semeru yang juga belum padam hingga Kamis, 3 September 2026 (Antara)

Berton menyebut terdapat 17 armada patroli udara yang digunakan untuk memantau kondisi titik api. Sementara itu, 38 armada lainnya disiapkan untuk mendukung operasi water bombing.

"Dan ini tentu kerja keras dari tim Satgas Darat maupun Satgas Udara, dimana tim ini telah bekerja secara luar biasa," ungkapnya.

Hingga saat ini, karhutla telah berdampak terhadap 55 kabupaten/kota. BNPB pun terus melakukan berbagai langkah untuk menekan penyebaran api, termasuk melalui operasi modifikasi cuaca.

Dalam pelaksanaan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC), BNPB telah melakukan penyemaian garam dengan total sekitar 7.600 kilogram.

Berton mengatakan penanganan karhutla di enam provinsi prioritas terus dilakukan secara optimal. Dua wilayah yang masih menjadi perhatian serius adalah Kalimantan Barat dan Sumatera Selatan, mengingat luasan area kebakaran di kedua daerah tersebut masih relatif besar.

"Situasi umum dapat kami sampaikan bahwa penanganan lagi enam protinsi prioritas terus berlangsung secara optimal. Terutama di Kalimantan Barat dan Sumatera Selatan yang memang luas area kebakaran masih relatif besar dan tim kami tetap melakukan kerja-kerja yang optimal," ujarnya.

Operasi pemadaman dilakukan setiap hari dengan menggabungkan kekuatan tim darat, operasi udara, serta OMC. Strategi tersebut diarahkan untuk mengurangi jumlah titik api yang masih aktif secara signifikan.

Tantangan lain muncul dari karakteristik lahan yang terbakar. BNPB menemukan sejumlah titik api berada di kawasan lahan gambut, bahkan sebagian api berada di bawah permukaan tanah.

x|close