Ntvnews.id, Jakarta - Grup band Juicy Luicy belakangan ini menjadi sorotan hangat dan memicu kehebohan di kalangan penggemar. Hal ini bermula dari batalnya Julian Kaisar dan kawan-kawan untuk tampil menghibur penonton di acara festival musik XYZ Liveground di Batam pada Sabtu, 5 September 2026 lalu.
Setelah sempat bungkam dan memicu berbagai spekulasi, pihak Juicy Luicy akhirnya buka suara dan memberikan pernyataan resmi melalui unggahan di akun Instagram mereka (@juicyluicyband) pada tanggal 11 September 2026.
Polemik ini mengemuka ketika Juicy Luicy diisukan batal berangkat secara mendadak karena dipicu oleh masalah biaya kelebihan bagasi (over baggage). Pihak penyelenggara XYZ Liveground sebelumnya telah mengeluarkan pernyataan melalui Instagram Story—meski tanpa menyebut nama musisi secara spesifik. Penyelenggara mengeklaim bahwa pihaknya telah mempersiapkan seluruh kebutuhan performer berdasarkan kesepakatan awal. Namun, saat menjelang keberangkatan, muncul tagihan biaya tambahan terkait kelebihan bagasi.
XYZ Liveground menyebutkan bahwa kendala kelebihan bagasi sesungguhnya juga dialami oleh performer lain di acara tersebut, namun masalah itu bisa diselesaikan dengan metode reimburse atau penggantian dana di belakang. Penolakan atas metode inilah yang diklaim pihak XYZ Liveground sebagai penyebab utama musisi tersebut urung berangkat.
Menanggapi narasi yang telanjur beredar luas, Juicy Luicy tidak tinggal diam. Melalui unggahan berupa carousel berisi 17 gambar yang bertajuk: Yang Mungkin Perlu Orang Tahu: sebuah klarifikasi dari Juicy Luicy, pelantun lagu Lantas tersebut menjabarkan kronologi kejadian versi mereka.
Meski turut menyinggung perihal perkara bagasi, pihak band lebih menitikberatkan permasalahan utama pada ketidakprofesionalan pihak penyelenggara yang dinilai tidak mampu menepati kewajiban dan kesepakatan awal.
Berikut ini adalah kutipan pernyataan dan klarifikasi lengkap yang disampaikan oleh Juicy Luicy:
"Yang Mungkin Perlu Orang Tahu sebuah klarifikasi dari Juicy Luicy. Beberapa hari ini menjadi hari yang cukup berat buat kami, Juicy Luicy, karena narasi dan fakta yang dengan mudahnya di putar balikkan dan ditujukan kepada kami.
Semua yang kami lakukan semata-mata hanya mengikuti tata cara yang sudah disepakati bersama dari awal, namun tidak diindahkan oleh penyelenggara.
Proses yang sungguh melelahkan, setiap hari kami menagih pelunasan dan kepastian sejak h-7 acara, yang dimana seharusnya sudah diselesaikan. Kadang digantung, seringnya tidak dibalas, mungkin seharusnya kami kaku saja menerapkan pembatalan karena penyelenggara tidak kunjung melaksanakan kewajiban.
Hal ini jarang sekali kami temui di bertahun-tahun kerjasama kami dengan ratusan penyelenggara lain, atau bisa jadi lebih.
Setelah kami kejar terus-menerus, akhirnya pelunasan biaya tampil dilakukan di 18 jam sebelum waktu keberangkatan kami ke Batam, itu pun tidak beserta tiket, kelengkapannya, dan bukti penginapan sesuai kesepakatan. Hampir tiap jam kami menagih penyelenggara, namun selalu mendapat jawaban yang sama, "sebentar", atau semacamnya.
Jam 8 malam sudah lewat, waktu keberangkatan semakin dekat, sedangkan info yang kami dapat, kemungkinan jadwal penerbangan kami jam 5 pagi menurut penyelenggara.
Kami beserta tim produksi harus segera mendapat kepastian berangkat atau tidak, karena posisi kami berada di Bandung, sedangkan kami berangkat dari Soekarno-Hatta, lagi-lagi tidak dihiraukan oleh penyelenggara,"
Pernyataan tersebut dengan jelas menyiratkan kekecewaan Julian Kaisar dkk terhadap proses komunikasi dan lambatnya kepastian dari pihak penyelenggara, mulai dari tiket, penginapan, hingga jadwal keberangkatan yang dinilai sangat mendesak. Kejadian ini menambah daftar panjang polemik antara musisi dan promotor acara yang patut menjadi pelajaran berharga ke depannya," bunyi isi pernyataan dari pihak Juicy Luicy.
Uan, vokalis Juicy Luicy (Instagram )