Ntvnews.id, Jakarta -Perwakilan keluarga Firdaus Wajidi (Daus), jurnalis yang hilang kontak saat meliput di Gunung Anak Krakatau, perairan Selat Sunda, Banten, menyatakan telah mengikhlaskan kepergian kerabatnya tersebut.
"Kami sesama jurnalis juga dan kebetulan keluarga juga, tentu mengikhlaskan kepergian keluarga kami ini," kata Perwakilan keluarga Firdaus Wajidi, Diki, dalam acara "Doa Bersama dan Solidaritas untuk 5 Jurnalis" di Gedung Dewan Pers, Jakarta, Senin (21/9).
Meski telah mengikhlaskan, Diki mengatakan keluarga masih berharap Firdaus dapat ditemukan dalam kondisi apa pun.
Ia juga menyampaikan apresiasi atas bantuan pemerintah serta jajaran organisasi pers yang turut mendukung proses pencarian sejak Firdaus dinyatakan hilang.
"Sekali lagi terima kasih untuk semuanya. Mohon dimaafkan jika ada kekurangan atau kesalahan dari keluarga kami," ujar Diki.
Baca Juga: Pencarian 5 Jurnalis dan 3 Orang Dihentikan, Hasilnya Nihil
Sebelumnya, operasi pencarian dan pertolongan (SAR) terhadap rombongan jurnalis dan kru kapal cepat KM Arupadatu I yang hilang kontak di perairan Selat Sunda resmi dihentikan setelah berlangsung selama 10 hari.
Penutupan operasi SAR gabungan tersebut diumumkan Gubernur Banten Andra Soni dalam konferensi pers di Posko Utama SAR Gabungan, Dermaga Marina Carita, Kabupaten Pandeglang, Banten, Kamis (17/9) petang.
Andra menjelaskan bahwa selama operasi berlangsung, tim SAR gabungan tidak menemukan tanda-tanda keberadaan korban maupun awak kapal di seluruh sektor pencarian.
Meski operasi telah dihentikan, pemerintah daerah bersama Basarnas memastikan pencarian dan evakuasi dapat kembali dilakukan sewaktu-waktu apabila terdapat petunjuk baru atau laporan masyarakat yang telah terkonfirmasi.
Andra juga menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada seluruh unsur tim SAR gabungan serta insan pers yang terus mengawal pemberitaan dan pelaksanaan operasi kemanusiaan tersebut.
Baca Juga: Gubernur Banten Minta Basarnas Pencarian Jurnalis dan Kru Kapal yang Hilang
Dalam operasi tersebut, terdapat delapan orang yang masih dalam pencarian. Mereka terdiri atas lima jurnalis, yakni M Bagus Khoirunnas dari Kantor Berita ANTARA, Ari Basuki dari Merdeka.com, Yudhistiro dari iNews, Firdaus dari Anadolu, serta Donal yang merupakan jurnalis lepas.
Sementara itu, tiga orang lainnya merupakan awak dan pendukung pelayaran, yakni Warta selaku kapten kapal, Surakman sebagai ABK, serta Heriyanto yang bertugas sebagai pemandu.
Kedelapan orang tersebut dilaporkan hilang kontak pada Senin (7/9) sekitar pukul 14.00 WIB.
(Sumber: Antara)
Perwakilan keluarga Firdaus Wajidi, Diki mengucapkan sepatah kata dalam acara (Antara)