Intelijen Korsel Sebut Kim Jong Un Alami Obesitas Ekstrem

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 1 Okt 2026, 08:25
thumbnail-author
Deddy Setiawan
Penulis
thumbnail-author
Beno Junianto
Editor
Bagikan
Arsip foto - Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un. /ANTARA/Anadolu/py. Arsip foto - Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un. /ANTARA/Anadolu/py. (Antara)

Ntvnews.id, Jakarta - Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un dilaporkan memiliki berat badan lebih dari 140 kilogram dan masuk dalam kategori "obesitas ekstrem". Informasi tersebut berasal dari badan intelijen Korea Selatan (Korsel).

Dilansir dari AFP, Kamis, 1 Oktober 2026, informasi intelijen itu disampaikan anggota parlemen Korsel Youn Kun Young kepada wartawan pada Rabu (30/9) waktu setempat. Laporan tersebut juga menyebut Kim Jong Un sebagai perokok berat yang memiliki risiko terkena penyakit kardiovaskular.

Kondisi kesehatan Kim Jong Un selama ini menjadi perhatian dunia internasional. Hal tersebut berkaitan dengan kemungkinan munculnya persoalan mengenai suksesi kepemimpinan dan stabilitas Korea Utara apabila terjadi sesuatu terhadap pemimpin negara bersenjata nuklir tersebut.

Kim Jong Un sendiri telah lama diketahui mengalami masalah berat badan dan memiliki kebiasaan merokok berat.

Berdasarkan laporan intelijen Korsel yang disampaikan Youn, kondisi kesehatan Kim Jong Un "dikategorikan sebagai obesitas ekstrem".

"Dengan berat badan lebih dari 140 kilogram," kata Youn, mengutip informasi yang diberikan badan intelijen Seoul kepada anggota parlemen.

Baca Juga: Kim Jong Un Bertekad Jadikan Angkatan Laut Korut dengan Kekuatan Nuklir

Youn mengatakan Kim Jong Un memiliki "risiko tinggi terkena penyakit kardiovaskular". Namun, menurut laporan tersebut, Kim masih mampu menjalankan aktivitas fisik tanpa menunjukkan kesulitan, termasuk ketika menaiki tangga dengan cepat.

"Dinilai tidak ada tanda-tanda masalah kesehatan, mengingat adanya pemantauan ketat oleh tim medis khusus untuknya," ucap Youn dalam pernyataannya.

Perhatian terhadap kondisi kesehatan Kim Jong Un sempat meningkat pada 2020. Saat itu, ia tidak menghadiri peringatan hari kelahiran kakeknya, Kim Il Sung, dan tidak terlihat di hadapan publik selama sekitar 20 hari.

Pada periode tersebut, muncul spekulasi bahwa Kim Jong Un mengalami sakit parah setelah menjalani operasi.

Ayah Kim Jong Un, mendiang Kim Jong Il, dan kakeknya, Kim Il Sung, juga diketahui memiliki masalah obesitas serta merupakan perokok berat. Keduanya kemudian meninggal akibat serangan jantung.

x|close