Polisi Ungkap Barang Bukti di Dekat Jasad Pria Terbungkus Sleeping Bag

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 12 Okt 2026, 16:28
thumbnail-author
Naila Fadhilah
Penulis
thumbnail-author
Siti Ruqoyah
Editor
Bagikan
Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Pol Nasriadi. Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Pol Nasriadi. (Antara)

Ntvnews.id, Jakarta - Polisi mengungkapkan penemuan sejumlah jenis obat di dekat jasad seorang pria berinisial MF (24) yang ditemukan tak bernyawa di dalam kamar indekosnya di kawasan Jalan Salam IV, Kecamatan Kebon Jeruk, Jakarta Barat.

"Terdapat beberapa obat seperti satu botol obat ChLorofrm Lem Aclyric, satu botol Super Rush dan satu botol Vanessa Co," ujar Kapolres Metro Jakarta Barat, Kombes Pol Nasriadi, saat dikonfirmasi di Jakarta pada hari Senin (12/10).

Meski demikian, pihak kepolisian belum dapat memastikan keterkaitan antara temuan obat-obatan tersebut dengan penyebab kematian korban. Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara dan pemeriksaan awal oleh Tim Identifikasi Polres, dipastikan tidak ditemukan adanya tanda-tanda penganiayaan atau kekerasan pada fisik korban.

"Korban telah dibawa ke rumah sakit guna pemeriksaan lebih lanjut," kata Nasriadi.

Ia menjelaskan bahwa insiden penemuan mayat ini bermula pada hari Kamis (8/10) sekitar pukul 10.00 WIB. Peristiwa tersebut terungkap atas kecurigaan dan kekhawatiran dari kakak kandung korban yang bernama Fani.
 

"Kejadian berawal dari tukang pengirim makan bernama Haidir Muhammad sedang menerima pesanan makanan dari saudari Fani selaku kakak kandung korban, yang mana saudari Fani memesan makanan untuk diantar ke alamat korban, sambil diminta untuk mengecek keberadaan korban," tutur Nasriadi.

Langkah tersebut diambil Fani lantaran sang adik sempat mengeluhkan kondisi kesehatannya, namun mendadak tidak dapat dihubungi melalui sambungan telepon.

Pengemudi ojek online yang bertugas lantas mendatangi lokasi indekos korban. Setibanya di sana, saksi sempat mengalami kendala dalam mencari kamar korban sehingga harus melakukan panggilan video (video call) dengan Fani. Saksi kemudian meminta bantuan kepada penjaga indekos bernama Nila untuk mendampinginya.

"Lalu Haidar dan Nila mengetuk pintu kamar korban, namun tidak direspons. Pintu kamar dalam keadaan terkunci," ucap Nasriadi.

Upaya pembukaan pintu sempat dilakukan menggunakan kunci cadangan. Namun, pintu gagal dibuka karena terdapat kunci lain yang masih menancap dari sisi dalam ruangan.
 

"Karena merasa khawatir atas persetujuan antara penjaga kos dan kakak kandung korban, maka pintu kamar tersebut dibuka paksa dengan cara didobrak," jelasnya.

Setelah pintu berhasil dibuka secara paksa, korban ditemukan dalam posisi terlentang. Jasad korban saat itu dalam kondisi terbungkus menggunakan kain hitam.

"Sejenis sleeping bag (kain pembungkus untuk tidur di alam terbuka)," pungkas Nasriadi.
 
(Sumber: Antara)
 

TERKINI

Load More
x|close