Ntvnews.id, Jakarta - Nama Kapolda Kalimantan Selatan (Kalsel), Irjen Pol Rosyanto Yudha Hermawan, menjadi perbincangan hangat di media sosial X. Kehebohan ini bermula ketika putranya, Ghazyendha Aditya Pratama, memberikan ucapan selamat ulang tahun kepada sang ayah melalui iklan berbayar.
Hal tersebut memicu berbagai reaksi di tengah kebijakan efisiensi yang sedang digalakkan oleh pemerintah. Tindakan tersebut menuai kontroversi dan kritik dari masyarakat, yang menyoroti penggunaan iklan berbayar dalam situasi ekonomi saat ini.
Sejak itu, nama Kapolda Kalsel dan anaknya terus menjadi topik perbincangan di berbagai platform media sosial. Akibat viralnya berita ini, banyak orang yang kemudian penasaran dengan sosok Irjen Pol Rosyanto Yudha Hermawan dan latar belakang kariernya di kepolisian.
Profil Irjen Pol Rosyanto Yudha Hermawan
Irjen Pol Rosyanto Yudha Hermawan lahir pada 26 Februari 1970 dan merupakan lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) angkatan 1992. Sepanjang kariernya, ia dikenal memiliki keahlian di bidang reserse, yang membawanya menduduki berbagai posisi strategis dalam kepolisian.
Pada 29 November 2024, Rosyanto dilantik sebagai Kapolda Kalimantan Selatan oleh Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo. Ia menggantikan Irjen Pol Winarto dalam jabatan tersebut.
Kapolda Kalsel Irjen Rosyanto (Tangkapan Layar: X)
Sebelum mencapai posisi ini, ia telah menjalani berbagai jenjang pendidikan dan penugasan di lingkungan Polri. Setelah menyelesaikan pendidikan di Akpol, ia melanjutkan studinya di Sekolah Staf dan Pimpinan (Sespim) Lemdiklat Polri dan lulus pada tahun 2017.
Perjalanan Karier di Kepolisian
Rosyanto Yudha Hermawan mengawali kariernya sebagai Kasat I Ditreskrim di Polda Gorontalo. Kemudian, pada tahun 2011, ia dipercaya untuk menjabat sebagai Kapolres Kotabaru. Kariernya terus berkembang, hingga pada tahun 2013 ia mendapat amanah sebagai Kabidpropam Polda Kalsel.
Tak berhenti di situ, ia kemudian dipercaya menjadi Dirreskrimsus Polda Kaltim. Pengalamannya dalam bidang reserse semakin matang ketika pada tahun 2017 ia diangkat sebagai Wakapolda Sulawesi Tenggara.
Dua tahun kemudian, pada 2019, ia menjabat sebagai Wadirtipidkor Bareskrim Polri, memperluas cakupan tugasnya dalam bidang tindak pidana korupsi. Tahun 2020 menjadi titik penting dalam kariernya, di mana ia menduduki jabatan sebagai Auditor Kepolisian Madya Tk. I Itwasum Polri.
Masih di tahun yang sama, ia juga dipercaya sebagai Irbidjemenlog Itwil V Itwasum Polri. Pada 2023, Rosyanto kembali ke Kalimantan Selatan dengan jabatan sebagai Wakapolda. Setahun kemudian, ia dipromosikan menjadi Kapolda Kalsel, posisi yang masih ia emban hingga saat ini.