Kakak Beradik di Morowali Habisi Nyawa Ayah Kandung Gegara Sering Aniaya Ibunya

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 2 Apr 2025, 10:40
thumbnail-author
Dedi
Penulis
thumbnail-author
Siti Ruqoyah
Editor
Bagikan
Kakak Beradik Bunuh Ayah di Morowali Kakak Beradik Bunuh Ayah di Morowali (Instagram)

Ntvnews.id, Jakarta - Peristiwa tragis terjadi di Morowali Utara, Sulawesi Tengah, di mana dua saudara kandung tega menghabisi nyawa ayah mereka sendiri. Kasus pembunuhan ini melibatkan dua pelaku berinisial MK (20) dan SL (19), yang nekat mengakhiri hidup sang ayah dengan menggunakan parang.

Kapolres Morowali Utara, AKBP Reza Khomeini, mengonfirmasi bahwa kedua pelaku telah merencanakan aksi keji ini karena dilatarbelakangi oleh dendam lama terhadap ayah mereka. 

"(Korban) adalah ayah kandung dari kedua pelaku. Kedua pelaku kakak beradik sepakat menghabisi nyawa korban dengan menebas menggunakan sebilah parang," ungkap Reza dalam keterangan resminya yang dilansir pada Rabu, 2 April 2025.

Diketahui, motif utama pembunuhan ini adalah kemarahan kedua pelaku terhadap ayahnya, yang kerap mabuk dan melakukan kekerasan terhadap ibu serta adik perempuan mereka. Kebencian yang terpendam bertahun-tahun akhirnya memuncak, hingga mereka memutuskan untuk menghabisi nyawa ayah mereka. 

"Kedua pelaku dendam sejak lama, karena ayah (korban) sering mabuk dan memukul ibu kandung dan adik perempuan kedua pelaku," jelas Reza.

Pada hari kejadian, kakak beradik ini meminjam sebilah parang dan mendatangi ayah mereka yang saat itu berada di depan sebuah warung di Desa Lembontonara, Kecamatan Mori Utara. Tanpa ragu, mereka menyerang sang ayah secara bergantian, menyebabkan luka parah di bagian kepala dan wajah. 

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by MAROS INFO (@maros__iinfo)

"Peristiwa terjadi di sebuah warung di Desa Lembontonara, Kecamatan Mori Utara pada Selasa 1 April 2025 sekitar pukul 08.30 Wita pagi tadi. Korban ditebas oleh kedua anaknya secara bergantian," terang Reza.

Akibat serangan tersebut, korban meninggal di tempat dengan luka serius. Setelah memastikan ayah mereka tidak berdaya, kedua pelaku segera melarikan diri dari lokasi kejadian. 

"Korban meninggal dunia karena mengalami luka serius di kepala dan wajah. Kemudian pelaku yang melihat korban (ayahnya) tidak berdaya, langsung melarikan diri," lanjut Reza.

Pihak kepolisian yang menerima laporan segera turun ke lokasi dan melakukan pengejaran. Dalam waktu sekitar 30 menit setelah kejadian, kedua pelaku berhasil ditangkap dan diamankan bersama barang bukti. 

"Saat ini kedua pelaku dan barang bukti telah berhasil diamankan dan kasusnya dilimpahkan di Satreskrim Polres Morowali Utara," tutupnya.

Kasus ini menjadi peringatan keras akan dampak dari kekerasan dalam rumah tangga, yang dapat memicu tragedi yang tak terbayangkan.

x|close