Geger! Wanita Lansia di Sulsel Ditemukan di Perut Piton Raksasa

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 3 Apr 2025, 11:05
thumbnail-author
Alber Laia
Penulis
thumbnail-author
Beno Junianto
Editor
Bagikan
Ilustrasi Ular Piton Ilustrasi Ular Piton (Pixabay)

Ntvnews.id, Sulawesi Selatan - Warga Kabupaten Sidrap, Sulawesi Selatan, dikejutkan oleh kejadian tragis yang menimpa seorang wanita lanjut usia, Hasiah (66) tewas setelah ditelan seekor ular piton sepanjang delapan meter di kebun tempatnya biasa bekerja, pada Selasa, 1 April 2025.

Hasiah, warga Lingkungan VI Lampiring, Kelurahan Batu, Kecamatan Pituriase, dikenal sebagai petani yang rutin beraktivitas di kebunnya setiap pagi. Biasanya, ia pulang ke rumah menjelang siang.

Baca Juga: Tragis! Bocah 8 Tahun Koma 6 Hari Setelah Digigit Ular Welang di Tegal

Namun, pada hari nahas tersebut, ia tak kunjung kembali hingga sore, menimbulkan kekhawatiran bagi keluarganya.

Anaknya, Nurdin Simanteng, yang merasa curiga, segera mengajak anggota keluarga lainnya untuk mencari sang ibu. Mereka menyusuri area kebun hingga menemukan botol air minum milik Hasiah, namun dirinya tak ditemukan di sekitar lokasi tersebut.

 
 
 
Lihat postingan ini di Instagram
 
 
 

Sebuah kiriman dibagikan oleh INFO NEGRI (@info.negri)

Pencarian terus dilakukan hingga sekitar pukul 21.00 WITA. Warga yang ikut membantu menemukan seekor ular piton raksasa yang tampak tidak bisa bergerak. Yang lebih mengejutkan, bentuk tubuh manusia terlihat jelas di dalam perut ular tersebut.

Merasa ada kejanggalan, warga kemudian mengambil keputusan untuk membelah perut ular tersebut. Benar saja, di dalamnya mereka menemukan tubuh Hasiah yang sudah tidak bernyawa. Peristiwa ini sontak membuat warga sekitar geger.

Jenazah Hasiah segera dievakuasi ke rumah duka untuk proses pemakaman. Kapolsek Pituriase, Ipda Zakaria, membenarkan kejadian mengerikan ini dan menyatakan bahwa pihak kepolisian telah turun ke lokasi untuk melakukan pemeriksaan lebih lanjut.

“Saat ini korban sudah berada di rumah duka untuk dimakamkan,” ujarnya dikutip dari akun @info.negri, pada Kamis, 3 April 2025.

x|close