A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: Invalid argument supplied for foreach()

Filename: libraries/General.php

Line Number: 87

Backtrace:

File: /www/ntvweb/application/libraries/General.php
Line: 87
Function: _error_handler

File: /www/ntvweb/application/controllers/Read.php
Line: 64
Function: popular

File: /www/ntvweb/index.php
Line: 326
Function: require_once

Vietnam Telepon Trump Tawarkan Tarif Impor Nol Persen - Ntvnews.id

Vietnam Telepon Trump Tawarkan Tarif Impor Nol Persen

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 5 Apr 2025, 13:27
thumbnail-author
Muslimin Trisyuliono
Penulis
thumbnail-author
Beno Junianto
Editor
Bagikan
Presiden Donald Trump meluncurkan tarif minimum 10 persen untuk sebagian besar barang yang diimpor ke Amerika Serikat dan bea masuk lebih tinggi pada produk dari puluhan negara. Presiden Donald Trump meluncurkan tarif minimum 10 persen untuk sebagian besar barang yang diimpor ke Amerika Serikat dan bea masuk lebih tinggi pada produk dari puluhan negara.

Ntvnews.id, Jakarta - Vietnam siap berunding dengan Amerika Serikat untuk mengurangi tarif impor atas barang-barang AS menjadi nol persen.

Hal tersebut diungkapkan Sekretaris Jenderal Partai Tô Lâm dalam panggilan telepon dengan Presiden AS Donald Trump pada hari Jumat, 4 April 2025.

Hadir dalam panggilan telepon tersebut Perdana Menteri Phạm Minh Chính, Kepala Kantor Komite Sentral Partai Lê Hoài Trung, dan Wakil Perdana Menteri Hồ Đức Phớc.

Selama percakapan tersebut, kedua pemimpin menegaskan kembali komitmen mereka untuk memperkuat kerja sama bilateral, demi keuntungan kedua negara, dan berkontribusi pada perdamaian, stabilitas, dan pembangunan regional dan global.

Mereka berbagi penilaian bahwa hubungan Vietnam-AS telah berkembang pesat di banyak bidang.

Baca juga: WFA ASN Diperpanjang Sampai 8 April, Menhub Sebut Bisa Urai Arus Balik Lebaran 2025

Sekretaris Jenderal Tô Lâm menekankan kesediaan Vietnam untuk berunding dengan AS guna memangkas tarif ekspor AS ke Vietnam hingga 0 persen dan meminta AS untuk melakukan hal yang sama terhadap ekspor Vietnam ke AS.

"Vietnam berupaya meningkatkan impor dari AS dan akan mendorong serta menciptakan kondisi yang menguntungkan bagi bisnis Amerika untuk berinvestasi lebih lanjut di Vietnam," seperti dikutip dari Vietnam News pada Sabtu 5 April 2025.

Kedua pemimpin juga sepakat untuk terus berdiskusi guna segera menandatangani kesepakatan antara kedua negara guna memformalkan komitmen tersebut di atas.

Pada kesempatan ini, Sekretaris Jenderal Tô Lâm menyampaikan undangan kepada Presiden Trump dan Ibu Negara untuk mengunjungi Vietnam sesegera mungkin.

Presiden Trump menerima undangan tersebut dan menyampaikan keinginannya untuk segera bertemu dengan Sekretaris Jenderal Tô Lâm. 

Baca juga: Ribuan Umat Sambut Jenazah Uskup Mgr Petrus Turang di Kupang

Ia juga meminta Sekretaris Jenderal Tô Lâm untuk menyampaikan rasa hormatnya yang hangat kepada para pemimpin dan rakyat Vietnam.

Adapun, panggilan telepon ini terjadi hanya dua hari setelah Presiden AS mengumumkan tarif timbal balik terhadap banyak mitra dagang AS, di mana Vietnam dikenakan tarif besar sebesar 46 persen.

x|close