Ntvnews.id, Jakarta - Seluruh armada Transjakarta belum dapat melayani penumpang hingga Sabtu (30/8) pagi. Penghentian operasi total ini dilakukan menyusul situasi yang belum kondusif pasca demonstrasi besar di sekitar Gedung DPR pada Jumat malam, 28 Agustus 2025.
Manajemen Transjakarta melalui keterangan resminya menyampaikan permohonan maaf kepada pelanggan.
“Selamat pagi, Sahabat TiJe. Dengan mempertimbangkan kondisi keamanan, seluruh layanan Transjakarta hingga saat ini masih belum beroperasi,” tulis pihak perusahaan dalam pengumuman Sabtu pagi.
Keputusan penghentian operasi tersebut sejatinya sudah berlaku sejak Jumat malam pukul 22.11 WIB, ketika situasi di lapangan semakin memanas. Selain itu, lima halte Transjakarta mengalami kerusakan serius akibat aksi massa, yakni Halte Polda Metro Jaya, Halte Senen Toyota Rangga, Halte Sentral Senen, Halte Senayan BDKI, dan Halte Gerbang Pemuda.
Pihak Transjakarta mengimbau pengguna untuk terus memperbarui informasi resmi melalui aplikasi TJ: Transjakarta, akun Instagram @infotije, serta akun X @pt_transjakarta. Informasi terkait pembukaan kembali layanan akan diumumkan setelah kondisi dinilai benar-benar aman.
“Prioritas kami adalah keselamatan seluruh pelanggan. Operasional akan kembali dibuka secara bertahap apabila situasi sudah memungkinkan,” demikian pernyataan manajemen.
Hingga berita ini diturunkan, penutupan total layanan Transjakarta masih berlangsung, membuat warga yang biasa bergantung pada bus ini harus mencari alternatif transportasi lain di Ibu Kota.