Prabowo Nilai Natal Nasional 2025 Cerminkan Harmoni dan Persatuan Bangsa

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 6 Jan 2026, 07:11
thumbnail-author
Satria Angkasa
Penulis
thumbnail-author
Beno Junianto
Editor
Bagikan
Presiden Prabowo Subianto menghadiri Puncak Perayaan Natal Nasional 2025 di Tenis Indoor, Jakarta, Senin 5 Januari 2026. ANTARA/Maria Cicilia Galuh Presiden Prabowo Subianto menghadiri Puncak Perayaan Natal Nasional 2025 di Tenis Indoor, Jakarta, Senin 5 Januari 2026. ANTARA/Maria Cicilia Galuh (Antara)

Ntvnews.id, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa perayaan Natal Nasional 2025 mencerminkan kuatnya harmoni kebangsaan serta kerukunan antarumat beragama di Indonesia.

Hal tersebut disampaikan Presiden Prabowo dalam pidato pada puncak Perayaan Natal Nasional 2025 yang digelar di Tenis Indoor, Jakarta, Senin. Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi bukti nyata bahwa Indonesia sebagai bangsa yang majemuk mampu hidup rukun dan bersatu dalam keberagaman.

"Acara hari ini adalah bukti dari jati diri kita bangsa Indonesia sebagai bangsa yang majemuk, bangsa yang multietnis, multiras, multiagama, multibudaya. Kita adalah bangsa yang sangat besar," ujar dia.

Presiden mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga dan merawat persatuan nasional serta menghindari sikap saling mencurigai, memfitnah, maupun tindakan yang berpotensi memecah belah bangsa.

Ia menegaskan bahwa perbedaan pandangan dan kritik merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari kehidupan demokrasi. Namun demikian, ia mengingatkan agar kritik disampaikan secara bertanggung jawab dan tidak menimbulkan perpecahan di tengah masyarakat.

Baca Juga: Prabowo Sebut Indonesia Berpeluang Jadi Negara Terkaya Keempat Dunia, Beberkan Syaratnya

"Ada yang mengatakan kalau bersatu itu tidak demokratis. Lho, demokrasi silakan, koreksi silakan, kritik bagus. Tapi fitnah itu tidak bagus. Semua agama tidak, tidak mengizinkan fitnah," katanya.

Dalam sambutannya, Prabowo juga menyinggung nilai-nilai kasih, pengampunan, dan sikap saling menghormati yang diajarkan oleh agama, termasuk nilai-nilai yang terkandung dalam perayaan Natal. Menurutnya, ajaran tersebut sejalan dengan semangat kebangsaan Indonesia yang berlandaskan prinsip Bhinneka Tunggal Ika.

Puncak Perayaan Natal Nasional 2025 dihadiri oleh jajaran Kabinet Merah Putih, tokoh lintas agama, pimpinan lembaga negara, serta perwakilan berbagai elemen masyarakat. Kehadiran tersebut menjadi penegasan komitmen bangsa Indonesia untuk terus menjaga kerukunan dan persaudaraan di tengah keberagaman.

Menutup sambutannya, Presiden mengajak seluruh rakyat Indonesia untuk terus memperkuat persatuan, saling mengasihi, serta bekerja bersama demi mewujudkan masa depan bangsa yang damai, adil, dan sejahtera.

(Sumber : Antara)

HIGHLIGHT

x|close