A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: Invalid argument supplied for foreach()

Filename: libraries/General.php

Line Number: 87

Backtrace:

File: /www/ntvweb/application/libraries/General.php
Line: 87
Function: _error_handler

File: /www/ntvweb/application/controllers/Read.php
Line: 64
Function: popular

File: /www/ntvweb/index.php
Line: 326
Function: require_once

Prabowo Tegaskan Pemerintahannya Berjalan di Jalur Benar dan Diridai Tuhan - Ntvnews.id

Prabowo Tegaskan Pemerintahannya Berjalan di Jalur Benar dan Diridai Tuhan

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 6 Jan 2026, 18:30
thumbnail-author
Naurah Faticha
Penulis
thumbnail-author
Tasya Paramitha
Editor
Bagikan
Presiden Prabowo Subianto (kanan) didampingi Menko Perekonomian Airlangga Hartarto (kedua kanan), Menko Pangan Zulkifli Hasan (kedua kiri) dan Menko Pemberdayaan Masyarakat Muhaimin Iskandar (kiri) memberikan arahan saat Taklimat Awal Tahun pada retret Kabinet Merah Putih di Hambalang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Selasa, 6 Januari 2026. Presiden Prabowo Subianto membuka dan memberikan arahan serta pembahasan diantaranya program makan gizi gratis hingga swasembada pangan kepada jajaran Kabinet Merah Putih dalam Taklimat Awal Tahun tersebut. ANTARA FOTO/Bayu Pratama S/bar/pri. Presiden Prabowo Subianto (kanan) didampingi Menko Perekonomian Airlangga Hartarto (kedua kanan), Menko Pangan Zulkifli Hasan (kedua kiri) dan Menko Pemberdayaan Masyarakat Muhaimin Iskandar (kiri) memberikan arahan saat Taklimat Awal Tahun pada retret Kabinet Merah Putih di Hambalang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Selasa, 6 Januari 2026. Presiden Prabowo Subianto membuka dan memberikan arahan serta pembahasan diantaranya program makan gizi gratis hingga swasembada pangan kepada jajaran Kabinet Merah Putih dalam Taklimat Awal Tahun tersebut. ANTARA FOTO/Bayu Pratama S/bar/pri. (Antara)

Ntvnews.id, Jakarta - Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menegaskan bahwa arah kebijakan pemerintahannya berada di jalur yang benar dan diridai oleh Tuhan Yang Maha Kuasa.

Hal itu disampaikan Presiden kepada anggota Kabinet Merah Putih dan jajaran terkait saat merespons fitnah dari sejumlah pihak yang merasa kepentingannya terganggu.

"Kita berada di jalan yang bersih, yang suci, kita berada di jalan yang diridai oleh Tuhan Yang Maha Kuasa," kata Presiden dalam Taklimat Awal Tahun Retret Jilid II di Hambalang, Bogor, Jawa Barat, Selasa, 6 Januari 2026.

Presiden menegaskan keyakinannya bahwa pemerintahan yang dipimpinnya berkomitmen membela keadilan, memberantas kemiskinan, serta menghilangkan kelaparan sebagai bentuk tanggung jawab terhadap rakyat dan bangsa.

Baca Juga: Prabowo Tegaskan Soliditas Koalisi Pemerintah, Sempat Berkelakar soal PKB

Selain itu, Presiden juga menekankan pentingnya aparatur negara menjaga niat yang bersih dalam menjalankan amanat rakyat.

Selama seluruh kebijakan dan langkah pemerintahan ditujukan untuk kepentingan rakyat, bangsa, dan keselamatan negara, menurut Presiden, tidak ada alasan untuk ragu atau gentar menghadapi tantangan.

Ia menambahkan, upaya membangun pemerintahan yang bersih dan berkeadilan tidak lepas dari risiko kritik, fitnah, dan serangan dari pihak-pihak yang merasa kepentingannya terganggu.

Baca Juga: Prabowo Ungkap Cadangan Beras Nasional Tembus 3 Juta Ton, Lampaui Capaian Era Soeharto

“Kita pasti dimaki, kita pasti difitnah, karena banyak kekuatan, tidak hanya di negara kita, banyak kekuatan memang berada di pihak yang senang di alam penuh korupsi, penuh penyelewengan, penuh penipuan. Mereka ingin kaya di atas penderitaan rakyat kecil,” ujarnya.

Menurut Presiden Prabowo, berbagai serangan tersebut justru menjadi peneguh keyakinan bahwa pemerintah berada di jalur yang benar. Ia mengajak seluruh jajaran untuk menjadikan ejekan dan fitnah sebagai motivasi dalam membela kebenaran dan terus bekerja untuk kepentingan rakyat.

"Jadi kita siap, kalau kita dihantam, kita difitnah, kita diejek, terima itu sebagai kebanggaan. Kalau orang jahat mengejek kita, berarti kita benar dan kita harus terus melaksanakan dan membela kebenaran," kata Presiden.

(Sumber: Antara) 

HIGHLIGHT

x|close