A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: Invalid argument supplied for foreach()

Filename: libraries/General.php

Line Number: 87

Backtrace:

File: /www/ntvweb/application/libraries/General.php
Line: 87
Function: _error_handler

File: /www/ntvweb/application/controllers/Read.php
Line: 64
Function: popular

File: /www/ntvweb/index.php
Line: 326
Function: require_once

Waspada Potensi Bencana Lanjutan, BNPB Minta Daerah Siaga Hadapi Hujan Lebat - Ntvnews.id

Waspada Potensi Bencana Lanjutan, BNPB Minta Daerah Siaga Hadapi Hujan Lebat

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 10 Jan 2026, 08:27
thumbnail-author
Dedi
Penulis & Editor
Bagikan
Tangkapan layar - Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari. ANTARA/Tri Meilani Ameliya Tangkapan layar - Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari. ANTARA/Tri Meilani Ameliya (Antara)

Ntvnews.id, Jakarta - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) meminta pemerintah daerah dan masyarakat meningkatkan kesiapsiagaan terhadap kemungkinan terjadinya bencana lanjutan, menyusul masih berlangsungnya cuaca ekstrem di sejumlah wilayah, khususnya di Pulau Sumatra.

Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari atau Aam, mengatakan kondisi cuaca di sejumlah daerah terdampak bencana masih perlu diwaspadai. “Kami terus berkomunikasi intensif dengan BMKG,” ujar Aam saat menyampaikan paparan perkembangan penanganan pascabencana di Kantor BNPB, Jakarta, Jumat (9/1).

BNPB bersama BMKG melakukan pemantauan cuaca secara berkala setiap tiga jam. Hasil pemantauan tersebut menjadi dasar penentuan apakah perlu dilakukan operasi modifikasi cuaca.

‎“Kita operasi modifikasi cuaca hingga saat ini masih optimal tiga pesawat per provinsi, dan terus kita lakukan dalam seminggu terakhir ini sudah rotasi 24 jam,” kata Aam.

Menurutnya, langkah tersebut penting untuk menekan potensi cuaca ekstrem agar tidak berkembang menjadi hujan dengan intensitas tinggi yang dapat memicu bencana susulan, terutama di tengah puncak musim hujan.

Aam mencontohkan kejadian di Kabupaten Bener Meriah, Aceh, di mana hujan menyebabkan luapan air di beberapa titik. Namun kondisi tersebut masih terkendali.

‎“Tapi, alhamdulillah, ini tidak meluap ke permukiman dan tidak ada korban atau kerugian material yang signifikan,” ujarnya.

Imbauan Waspada Hujan Lebat

BNPB juga mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi hujan lebat dalam beberapa hari ke depan, terutama pada 10–11 Januari.

Di Provinsi Aceh, wilayah yang diminta lebih siaga antara lain Aceh Selatan, Aceh Singkil, Subulussalam, Pidie Jaya, Aceh Barat, dan Nagan Raya. Sementara itu, BMKG memprakirakan hujan akan turun hampir merata di seluruh kabupaten dan kota di Sumatra Barat.

Adapun di Sumatra Utara, sejumlah daerah diprediksi mengalami hujan dengan intensitas tinggi pada esok hari.

Untuk itu, Aam meminta peran aktif pemerintah daerah dalam menyampaikan peringatan dini kepada masyarakat. Ia juga mengingatkan warga agar mengambil langkah antisipatif bila hujan deras berlangsung lama.

‎“Sekiranya hujan intensitas tinggi turun sudah lebih dari dua jam, maka secara mandiri evakuasi dulu untuk sementara. Hindari titik-titik yang mungkin saja terjadi bencana banjir atau longsor susulan,” katanya.

x|close