Ntvnews.id, Jakarta - Perwira kepolisian Aspar Hakim menyampaikan permohonan maaf secara terbuka kepada Bharaka Irfan dan jajaran Korps Brimob atas pernyataan yang dinilai menyinggung.
Dalam pernyataannya, Aspar Hakim mengaku menyesali ucapan dan sikapnya yang dianggap tidak pantas, terutama sebagai anggota Polri yang seharusnya menjunjung tinggi etika serta saling menghormati antar sesama.
“Saya menyadari sepenuhnya bahwa ucapan tersebut tidak sepatutnya disampaikan, terlebih sebagai anggota Polri yang seharusnya menjunjung tinggi etika, sikap saling menghormati, serta menjaga keharmonisan hubungan,” ujarnya.
View this post on Instagram
Ia juga secara khusus menyampaikan permohonan maaf kepada Bharaka Irfan beserta keluarga, serta rekan-rekan satu angkatan dan seluruh anggota Korps Brimob yang turut merasa tidak nyaman atas insiden tersebut.
Baca Juga: VIDEO: Angkot di Sukmajaya Depok Terbakar
Menurutnya, setiap anggota kepolisian memiliki martabat dan kehormatan yang harus dijaga. Ia menegaskan bahwa kejadian ini menjadi pelajaran penting untuk lebih berhati-hati dalam bersikap dan bertutur kata.
“Saya memahami bahwa setiap anggota memiliki martabat dan kehormatan yang wajib dihargai. Ini menjadi pembelajaran berharga bagi saya untuk senantiasa menjaga sikap, tutur kata, dan pengendalian diri dalam setiap situasi,” kata dia.
Permintaan maaf ini disampaikan sebagai bentuk tanggung jawab pribadi sekaligus upaya memperbaiki hubungan internal di lingkungan kepolisian.
Ilustrasi polisi. (Antara)