Iran Serang Israel dan Pangkalan AS, Ketegangan Timur Tengah Memuncak

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 18 Mar 2026, 11:20
thumbnail-author
Chika Prisila Ardala
Penulis
thumbnail-author
Beno Junianto
Editor
Bagikan
Ilustrasi rudal Iran untuk serangan balasan terhadap sejumlah target di Israel dan pangkalan militer AS di kawasan Timur Tengah. ANTARA/Anadolu/py. Ilustrasi rudal Iran untuk serangan balasan terhadap sejumlah target di Israel dan pangkalan militer AS di kawasan Timur Tengah. ANTARA/Anadolu/py. (Antara)

Ntvnews.id, Teheran - Militer Iran melancarkan serangan terhadap sejumlah target di Israel serta beberapa pangkalan militer Amerika Serikat (AS) di kawasan Timur Tengah.

Serangan ini diklaim sebagai bagian dari eskalasi terbaru konflik yang melibatkan Iran, Israel, dan AS.

“Gelombang ke-58 Operasi ‘True Promise 4’ dilakukan terhadap target di wilayah utara dan tengah wilayah pendudukan (Zionis Israel), termasuk Nahariyya, Bet Shemesh, Tel Aviv, Yerusalem Barat, serta terhadap pangkalan militer AS,” demikian pernyataan Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) Iran sebagaimana dikutip media penyiaran Iran.

Baca Juga: IRGC Klaim Serang Pangkalan AS di Yordania, Bahrain dan Kurdistan Irak

Dalam pernyataan tersebut, IRGC menyebut sejumlah pangkalan militer AS yang menjadi sasaran, di antaranya pangkalan Victoria di Irak, pangkalan udara Ali al-Salem di Kuwait, pangkalan udara Prince Sultan di Arab Saudi, serta target yang berkaitan dengan Armada Kelima Angkatan Laut AS.

Iran juga mengungkapkan penggunaan berbagai jenis rudal dalam serangan tersebut, termasuk rudal Khorramshahr dengan hulu ledak seberat dua ton, rudal Ghadir dengan beberapa hulu ledak, serta rudal Fattah dan Kheibar Shekan.

Serangan ini disebut sebagai respons atas operasi militer gabungan yang dilancarkan oleh Amerika Serikat dan Israel pada 28 Februari.

Ketegangan di kawasan meningkat sejak operasi tersebut dimulai, memicu aksi balasan dari pihak Iran.

Baca Juga: Iran Klaim Rudal Hantam Kantor Pm Israel Benjamin Netanyahu di Yerusalem

Dalam perkembangan yang turut memperkeruh situasi, dilaporkan bahwa Pemimpin Tertinggi Iran Ali Khamenei gugur pada hari pertama operasi militer tersebut.

Selain itu, serangan juga disebut menyasar fasilitas sipil, termasuk sebuah sekolah putri di wilayah selatan Iran.

Iran mengklaim jumlah korban tewas akibat rangkaian konflik tersebut telah melampaui 1.200 orang, menandakan eskalasi yang semakin serius di kawasan Timur Tengah.

(Sumber: Antara)

x|close