Ntvnews.id, Banjarbaru - Presiden RI Prabowo Subianto meninjau langsung pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Sekolah Rakyat Terpadu (SRT) 9 yang berada di Balai Besar Pendidikan dan Pelatihan Kesejahteraan Sosial, Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Senin, 12 Januari 2026.
Agenda peninjauan tersebut dilakukan di sela-sela peresmian 166 Sekolah Rakyat yang dipusatkan di lokasi yang sama.
Berdasarkan pantauan dari siaran langsung melalui kanal YouTube Sekretariat Presiden, Prabowo memasuki sebuah aula besar tempat para siswa telah duduk tertib dan saling berhadapan di beberapa meja yang disusun rapi.
Di hadapan para siswa, tersaji menu Makan Bergizi Gratis yang dilengkapi dengan susu kemasan serta air mineral.
Presiden terlihat berkeliling di dalam aula untuk menyaksikan secara langsung para siswa saat mulai menyantap makanan yang disediakan.
Baca Juga: Bahagianya Kakek 80 Tahun Dapat Becak Listrik dari Prabowo: Sehat Terus Pak Presiden
Dalam kesempatan tersebut, Kepala Negara juga tampak berinteraksi dengan para siswa dalam suasana yang hangat dan penuh keakraban.
Setelah meninjau pelaksanaan program MBG, Presiden Prabowo berbincang dengan Menteri Sosial Saifullah Yusuf guna membahas jalannya program tersebut.
Sebelumnya, Presiden juga menyempatkan diri meninjau sejumlah ruang kelas dan fasilitas pendukung lainnya di sekolah itu, serta menyaksikan pertunjukan seni dan kegiatan senam yang ditampilkan oleh para siswa.
Dalam rangkaian kunjungannya, Presiden turut menandatangani buku dan berfoto bersama para siswa serta orang tua yang hadir.
Dalam kegiatan tersebut, Presiden didampingi sejumlah pejabat negara, di antaranya Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat Abdul Muhaimin Iskandar, Menteri Luar Negeri Sugiono, Wakil Menteri Sosial Agus Jabo, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto, Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, serta Kepala Badan Komunikasi Pemerintah Angga Raka Prabowo.
Menteri Sosial Saifullah Yusuf menjawab pertanyaan pewarta terkait penetapan pahlawan nasional baru, selepas upacara peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-97 bersama siswa-siswa Sekolah Rakyat di Museum Bank Indonesia, Jakarta, Selasa 28 Oktober 2025 ANTA (Antara)
Kementerian Sosial sebelumnya menggelar peluncuran Sekolah Rakyat pada 12 Januari 2026 yang dipusatkan di Sekolah Rakyat Terpadu 9 Banjarbaru, di lingkungan Balai Besar Pendidikan dan Pelatihan Kesejahteraan Sosial (BBPPKS) Banjarbaru. Kegiatan tersebut dihadiri ribuan siswa Sekolah Rakyat dari berbagai daerah.
Sekolah Rakyat merupakan gagasan Presiden Prabowo Subianto yang bertujuan membuka akses pendidikan berkualitas bagi anak-anak dari keluarga miskin dan miskin ekstrem yang selama ini mengalami keterbatasan dalam menjangkau layanan pendidikan.
Baca Juga: Papan Interaktif Prabowo, Kimia Jadi Pelajaran Favorit Anak Sleman
Peluncuran ini sekaligus menandai dimulainya operasional Sekolah Rakyat rintisan di 166 titik di berbagai wilayah Indonesia sebagai bagian dari strategi nasional pengentasan kemiskinan melalui pendekatan pendidikan dan pemberdayaan keluarga.
Sebanyak 166 lokasi Sekolah Rakyat rintisan tersebut tersebar di Sumatera sebanyak 35 titik, Jawa 70 titik, Bali dan Nusa Tenggara tujuh titik, Kalimantan 13 titik, Sulawesi 28 titik, Maluku tujuh titik, serta Papua enam titik.
Saat ini, lebih dari 15 ribu siswa telah mengikuti proses pembelajaran di Sekolah Rakyat yang didukung teknologi digital. Pemerintah menargetkan pengembangan hingga 500 titik Sekolah Rakyat pada 2029 guna meningkatkan daya tampung pendidikan bagi anak-anak dari keluarga dengan tingkat perekonomian terendah sesuai Data Terpadu Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN).
Prabowo Resmikan 166 Sekolah Rakyat di BBPPKS Banjarbaru Secara Hybrid (Istimewa)