Ntvnews.id, Jakarta - Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menegaskan tekad pemerintah untuk mempercepat perbaikan infrastruktur pendidikan melalui program renovasi sekolah secara masif di seluruh Indonesia.
"Tahun ini saja, saya akan renovasi 60 ribu sekolah dan seterusnya," ujar Presiden Prabowo dalam peresmian SMA Taruna Nusantara Kampus Malang yang diikuti secara daring melalui Sekretariat Presiden di Jakarta, Selasa, 13 Januari 2026.
Kepala Negara menyebutkan Indonesia memiliki sekitar 300 ribu sekolah, dan pemerintah menargetkan seluruh sekolah tersebut dapat diperbaiki serta kualitasnya ditingkatkan dalam kurun waktu empat tahun mendatang.
"Kita punya 300 ribu sekolah, saya berharap dalam 4 tahun kita bisa selesaikan semua sekolah-sekolah di Indonesia, dan kualitasnya akan kita tingkatkan di segala bidang," kata Presiden.
Baca Juga: Renovasi Sekolah Hampir Rampung, Mendikdasmen Laporkan Progres 99 Persen ke Prabowo
Prabowo Subianto menekankan pendidikan sebagai faktor strategis dalam pembangunan nasional. Pendidikan, menurutnya, bukan sekadar mencetak sumber daya manusia unggul, tetapi juga menjadi instrumen penting untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
"Pendidikan adalah instrumen pembangunan, pendidikan adalah instrumen kesejahteraan, pendidikan adalah instrumen demokrasi, pendidikan dan kesehatan adalah instrumen menghilangkan kemiskinan," imbuh Presiden.
Melalui program renovasi dan peningkatan kualitas sekolah ini, pemerintah berharap dapat menciptakan lingkungan belajar yang layak, aman, dan mendukung peningkatan mutu pendidikan bagi seluruh anak bangsa.
Baca Juga: Siswi Sekolah Rakyat Senang Dikunjungi Prabowo: Tak Ada Perundungan, Semua adalah Teman di Sini
Pemerintah juga menargetkan minimal satu sekolah unggulan di setiap provinsi Indonesia, baik berupa SMA Taruna Nusantara maupun SMA Garuda. Sekolah-sekolah tersebut dirancang sebagai model pendidikan unggulan untuk menjangkau lebih banyak wilayah dan mempercepat pemerataan akses pendidikan berkualitas.
Untuk mewujudkan hal ini, pemerintah berencana memperluas jaringan SMA Taruna Nusantara dan membentuk sedikitnya 20 SMA Garuda sebagai sekolah model yang diharapkan mampu menyiapkan sumber daya manusia unggul dan pemimpin masa depan bangsa.
(Sumber: Antara)
Presiden Prabowo Subianto (tengah) didampingi Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (kiri) dan Ketua Lembaga Perguruan Taman Taruna Nusantara (LPTTN) Sugiono (kanan) saat meresmikan SMA Taruna N (Antara)