Ntvnews.id, Jakarta - Di tengah dunia yang semakin transaksional, Presidensi Indonesia di Kelompok Kerja Sama Ekonomi D-8 dinilai menjadi inspirasi bagi penguatan kerja sama negara-negara berkembang. Menteri Luar Negeri Sugiono menyampaikan bahwa D-8 memberikan ruang bagi Global South untuk berkolaborasi dan membangun ketahanan bersama.
Cara pandang tersebut turut membentuk keterlibatan Indonesia dengan dunia Islam. “Bagi Indonesia, dunia Islam adalah mitra kunci yang perlu dikelola secara fokus, terencana, dan lintas sektor,” kata Menlu Sugiono dalam Pernyataan Pers Tahunan di Kantor Kementerian Luar Negeri, Jakarta, Rabu, 14 Januari 2026.
Menurut Sugiono, pendekatan Indonesia terhadap dunia Islam berangkat dari pengalaman sebagai negara dengan populasi Muslim terbesar di dunia serta rekam jejak moderasi yang kuat.
“Modalitas ini memberi Indonesia kredibilitas, sekaligus tanggung jawab untuk membentuk kerja sama dengan dunia Islam secara lebih substantif,” ujarnya.
Menlu juga menyampaikan apresiasi kepada Wakil Menteri Luar Negeri Anis Matta yang secara konsisten mengawal penguatan kerja sama Indonesia dengan dunia Islam. Anis Matta telah menyusun peta jalan diplomasi Indonesia dengan dunia Islam sebagai kerangka kebijakan yang lebih terstruktur, berjangka panjang, dan berorientasi pada hasil.
Baca Juga: Perkuat Kedaulatan Negara, Indonesia Percepat Penyelesaian Wilayah Perbatasan
“Diplomasi Indonesia di dunia Islam juga kita terjemahkan dalam langkah konkret,” lanjut Sugiono.
Salah satu wujud konkret tersebut adalah pembangunan Kampung Haji Indonesia di Makkah, Arab Saudi, yang ditujukan untuk memudahkan jemaah haji Indonesia dalam menjalankan ibadah di Tanah Suci.
“(Kampung Haji) sebagai bagian dari penguatan kapasitas negara. Sebagai bentuk dan wujud dari kehadiran negara dalam meningkatkan kualitas layanan dan fasilitas bagi jemaah haji dan umrah Indonesia,” jelasnya.
Meski demikian, Sugiono menegaskan bahwa kerja sama Indonesia dengan dunia Islam tidak ingin dipersempit hanya pada aspek pelayanan. Di berbagai kawasan, sejumlah krisis masih berlarut tanpa upaya nyata untuk menghentikannya.
Baca Juga: Menlu Sugiono Tegaskan Peran Aktif RI dalam Perdamaian Palestina
“Dan Gaza adalah contoh dari kenyataan baik tersebut. Presiden Prabowo Subianto memberikan perhatian yang sangat besar terhadap isu ini,” kata Menlu.
Kampung Haji Indonesia dirancang sebagai kawasan terpadu yang mendukung pelayanan jemaah haji dan umrah Indonesia di Arab Saudi. Inisiatif ini bertujuan untuk meningkatkan kenyamanan, keselamatan, dan efisiensi layanan, mulai dari akomodasi, kesehatan, hingga dukungan logistik bagi jemaah Indonesia yang jumlahnya merupakan salah satu yang terbesar di dunia.
Pembangunan Kampung Haji juga merupakan bagian dari upaya penguatan kapasitas negara di luar negeri, sekaligus simbol kehadiran negara dalam melindungi dan melayani warga negaranya.
Pers Tahunan Kementerian Luar Negeri awal 2026 yang disiarkan melalui akun YouTube resmi Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia, Rabu, 14 Januari 2025. (YouTube Kementerian Luar Negeri)