Trump Sebut Greenland Puluhan Kali dalam Pidatonya di WEF Davos

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 22 Jan 2026, 14:40
thumbnail-author
Deddy Setiawan
Penulis
thumbnail-author
Beno Junianto
Editor
Bagikan
Greenland Greenland (Pixabay)

Ntvnews.id, Davos - Apa yang terlintas di pikiran Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump saat menyampaikan pidato di hadapan para pemimpin dunia dalam World Economic Forum (WEF)? Jawabannya adalah Greenland.

Trump berpidato di forum WEF yang digelar di Davos, Swiss. Dalam pidato yang berlangsung lebih dari satu jam itu, ia berulang kali menyinggung Greenland. Trump tercatat menyebut Greenland sebanyak 48 kali, atau 51 kali jika dihitung termasuk tiga penyebutan yang keliru ketika ia menyebutnya sebagai Islandia.

Di hadapan peserta WEF, Trump menegaskan bahwa hanya Amerika Serikat yang memiliki kemampuan militer dan logistik memadai untuk menjamin keamanan Greenland. Ia menggambarkan wilayah Arktik tersebut sebagai kawasan yang memiliki arti penting bagi stabilitas global.

Trump juga menyatakan bahwa Denmark tidak mempunyai kapasitas untuk mempertahankan pulau tersebut dan menolak gagasan perlindungan Greenland oleh AS melalui skema perjanjian sewa.

Baca Juga: Kekeuh Ingin Greenland, Trump sebut Eropa Tanpa AS Saat Ini Berbahasa Jerman dan Jepang

Dalam pidatonya, Trump menggambarkan Greenland sebagai "sepotong es," namun menekankan nilai strategisnya dengan menyatakan, "Yang saya minta adalah sepotong es dingin dan berlokasi buruk yang dapat memainkan peran penting dalam perdamaian dan perlindungan dunia. Ini permintaan yang sangat kecil dibandingkan dengan apa yang telah kita berikan kepada mereka selama beberapa dekade."

Meski demikian, Trump menegaskan tidak akan menggunakan kekuatan militer untuk mencapai tujuannya di Greenland. Ia menyampaikan, "Orang-orang mengira saya akan menggunakan kekerasan, tetapi saya tidak perlu menggunakan kekerasan. Saya tidak ingin menggunakan kekerasan. Saya tidak akan menggunakan kekerasan."

Presiden Amerika Serikat Donald Trump berpidato di acara tahunan World Economic Forum di Davos, Swis, pada 21 Januari 2026. (ANTARA/Xinhua/Lian Yi) <b>(Antara)</b> Presiden Amerika Serikat Donald Trump berpidato di acara tahunan World Economic Forum di Davos, Swis, pada 21 Januari 2026. (ANTARA/Xinhua/Lian Yi) (Antara)

Ia juga menambahkan bahwa pihak-pihak yang menentang pendekatannya tidak akan diabaikan. "Anda dapat mengatakan ya, atau Anda dapat mengatakan tidak, dan kami akan mengingatnya," ujar Trump.

Pendekatan Trump tersebut memicu kekhawatiran di kalangan pemimpin NATO yang menilai fokus AS terhadap Greenland berpotensi mengganggu soliditas aliansi.

Baca Juga: Trump Batal Terbang ke Davos, Air Force One Mendadak Alami Masalah Listrik

Sementara itu, para pemimpin Denmark dan Greenland merespons dengan menawarkan sejumlah opsi untuk meningkatkan kehadiran Amerika Serikat di pulau yang dihuni sekitar 57.000 penduduk tersebut.

Kembalinya fokus Trump pada Greenland, terutama melalui pidatonya di Davos, kembali menarik perhatian internasional terhadap arti strategis kawasan itu dalam konteks keamanan Arktik serta dinamika persaingan kekuatan global.

x|close