Pidato di World Economic Forum , Prabowo: Porsi MBG akan Lampaui Produksi McDonald

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 22 Jan 2026, 21:32
thumbnail-author
Deddy Setiawan
Penulis
thumbnail-author
Siti Ruqoyah
Editor
Bagikan
Prabowo Subianto di WEF Davos Swis Prabowo Subianto di WEF Davos Swis (Istimewa)

Ntvnews.id, Davos - Presiden Prabowo Subianto menyampaikan bahwa jumlah porsi makanan dari program Makan Bergizi Gratis (MBG) dalam waktu dekat akan melampaui produksi jaringan makanan cepat saji McDonald’s (McD). Hal tersebut disampaikan Prabowo saat menghadiri World Economic Forum (WEF) di Swiss, Kamis, 22 Januari 2026.

"Hingga tadi malam, kami telah memproduksi 59,8 juta porsi makanan untuk 59,8 juta anak-anak, ibu, dan lansia yang tinggal sendirian. Mereka menerima makanan ini setiap hari," ujar Prabowo.

Dalam pemaparannya, Prabowo membandingkan capaian produksi MBG yang saat ini mencapai 59,8 juta porsi per hari dengan jumlah makanan yang diproduksi McDonald’s. Menurutnya, McDonald’s memproduksi sekitar 68 juta porsi makanan setiap harinya.

Baca Juga: Enam Proyek Hilirisasi Dimulai Bulan Ini

"Sebagai perbandingan, dalam waktu sekitar satu bulan, kita akan melampaui angka 68 juta makanan per hari milik McDonald's," sambungnya.

Prabowo menjelaskan, program MBG telah dirintis sejak Januari 2025 dan ditargetkan mampu menyediakan hingga 82,9 juta porsi makanan per hari. Ia kemudian menyoroti perbedaan waktu pencapaian antara MBG dan McDonald’s. Jika McDonald’s membutuhkan waktu puluhan tahun untuk mencapai produksi 68 juta porsi per hari, MBG ditargetkan menembus angka lebih tinggi dalam waktu kurang dari dua tahun.

Prabowo Subianto di WEF Davos Swis <b>(Istimewa)</b> Prabowo Subianto di WEF Davos Swis (Istimewa)

"Sebagai perbandingan, saya rasa McDonald's memulai dapur pertamanya pada tahun 1940. Untuk mencapai 68 juta, mereka membutuhkan waktu, yah, 55 dekade lebih lama," kata Prabowo.

Lebih lanjut, Prabowo menyatakan optimisme bahwa target 82,9 juta porsi makanan per hari dapat tercapai sebelum akhir 2026. "Kami berharap dapat mencapai 82,9 juta pada akhir Desember 2026. Tetapi orang-orang saya mengatakan, tidak, Pak, kami akan mencapai 82,9 juta sebelum Desember. Jadi, semoga kita dapat mencapainya," imbuhnya.

Pemerintah menilai program MBG sebagai salah satu upaya strategis untuk meningkatkan kualitas gizi masyarakat sekaligus memperkuat ketahanan pangan nasional.

x|close