BMKG: Hujan Lebat Akan Guyur Jabodetabek Hingga Sepekan Kedepan

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 23 Jan 2026, 18:57
thumbnail-author
Naurah Faticha
Penulis
thumbnail-author
Siti Ruqoyah
Editor
Bagikan
Masyarakat menggunakan payung saat hujan di Rest Area Gunung Mas, Cisarua, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Jumat, 23 Januari 2026. ANTARA/M Fikri Setiawan Masyarakat menggunakan payung saat hujan di Rest Area Gunung Mas, Cisarua, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Jumat, 23 Januari 2026. ANTARA/M Fikri Setiawan (Antara)

Ntvnews.id, Jakarta - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyampaikan potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat masih akan terjadi di sebagian besar wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek) dalam sepekan ke depan.

Prakirawan Cuaca BMKG Jatmiko saat dikonfirmasi di Jakarta, Jumat, 23 Januari 2026, menjelaskan bahwa kondisi tersebut dipengaruhi penguatan Monsun Asia yang disertai seruakan udara dingin atau cold surge dari daratan Asia. Fenomena tersebut meningkatkan pembentukan daerah konvergensi angin di wilayah Jawa.

Tim meteorologi BMKG mengonfirmasi dinamika atmosfer tersebut mendorong pertumbuhan awan hujan yang lebih intens dan merata, terutama di wilayah Jabodetabek yang dalam beberapa hari terakhir mengalami hujan dengan durasi panjang.

Baca Juga: Hujan Makan Korban, Pemotor Bekasi Tewas Terjatuh Akibat Banjir

"Dalam sepekan ke depan masih terdapat potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat di sebagian besar wilayah Jabodetabek," kata dia.

Jatmiko menambahkan, hasil pemantauan BMKG menunjukkan dalam 10 hari terakhir telah terjadi hujan dengan intensitas ringan hingga ekstrem di kawasan Jabodetabek. Curah hujan tertinggi tercatat pada 18 Januari 2026, yang mencapai 267 milimeter per hari.

Sementara itu, pada Jumat, 23 Januari 2026, setidaknya hingga pukul 15.00 WIB, curah hujan di wilayah Jabodetabek tercatat sebesar 189 milimeter per hari. Kondisi tersebut dinilai berpotensi memicu berbagai dampak hidrometeorologi.

Baca Juga: Update Banjir Jakarta Sore Ini: 140 RT Terendam dan 16 Jalan Masih Tergenang

BMKG mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan meningkatkan kesiapsiagaan terhadap kemungkinan genangan, banjir, serta gangguan aktivitas, terutama di wilayah yang rawan bencana hidrometeorologi.

"Dengan kondisi dinamika atmosfer yang telah disebutkan sebelumnya, dalam sepekan ke depan potensi cuaca ekstrim diprakirakan juga terdapat pada sebagian wilayah Indonesia bagian selatan di antaranya Sumatera bagian selatan, sebagian besar Pulau Jawa, Bali, NTB, dan NTT," kata dia.

(Sumber: Antara) 

x|close