Tembok Pembatas di Cakung Timur Ambruk, Petugas Lakukan Penanganan Awal

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 29 Jan 2026, 15:12
thumbnail-author
Naurah Faticha
Penulis
thumbnail-author
Tasya Paramitha
Editor
Bagikan
Petugas gabungan membersihkan tembok pembatas di Jalan Cempaka 1 RT 03/09 Cakung Timur, Cakung, Jakarta Timur yang ambruk, Rabu, 28 Januari 2026. (ANTARA/Siti Nurhaliza). Petugas gabungan membersihkan tembok pembatas di Jalan Cempaka 1 RT 03/09 Cakung Timur, Cakung, Jakarta Timur yang ambruk, Rabu, 28 Januari 2026. (ANTARA/Siti Nurhaliza). (Antara)

Ntvnews.id, Jakarta - Petugas gabungan melakukan penanganan awal atas ambruknya tembok pembatas di Jalan Cempaka 1 RT 03/09, Kelurahan Cakung Timur, Kecamatan Cakung, Jakarta Timur, yang terjadi pada Rabu, 28 Januari 2026, pagi.

Kepala Seksi Perekonomian dan Pembangunan Kelurahan Cakung Timur Andreas Dwi Mulyanto mengatakan penanganan yang dilakukan saat ini masih bersifat sementara sebelum penanganan lanjutan oleh pihak pengelola kawasan.

“Kita hanya bantu penanganan awal, untuk selanjutnya diserahkan pada Jakarta Garden City (JGC) karena harus menggunakan alat berat,” kata Andreas di Jakarta, Kamis, 29 Januari 2026.

Untuk penanganan awal tersebut, pihak kelurahan mengerahkan tujuh personel Petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU). Proses penanganan juga melibatkan tim dari pengelola Jakarta Garden City selaku pemilik tembok, serta Satuan Tugas Sumber Daya Air (Satgas SDA) Kecamatan Cakung.

Kepala Satuan Pelaksana SDA Kecamatan Cakung Dian Nur Cahyono menambahkan, pembersihan puing tembok menjadi prioritas utama agar tidak menghambat aliran air di saluran tersebut. Menurut dia, jika puing dibiarkan terlalu lama, potensi terjadinya genangan di permukiman warga sekitar akan semakin besar.

Baca Juga: Penampakan Pasar Cipulir Kebanjiran Akibat Tembok Jebol

“Kita kerahkan 12 personel Satgas SDA untuk penanganan, yaitu seluruh puing, baik batu kali, tembok pembatas maupun tanah merah, dibersihkan dari dasar saluran air,” ungkap Dian.

Ia menyebutkan proses pembersihan ditargetkan rampung dalam waktu tiga hari ke depan. Setelah itu, penanganan lanjutan akan sepenuhnya diserahkan kepada pihak Jakarta Garden City.

Peristiwa ambruknya tembok pembatas tersebut terjadi pada Rabu, 28 Januari 2026, pagi. Tembok sepanjang kurang lebih 30 meter dengan tinggi sekitar empat meter itu runtuh ke dasar saluran air. Tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam kejadian tersebut.

Reruntuhan tembok dan turap saluran air menghantam turap di sisi seberangnya serta sebagian jatuh ke lahan kosong di bawahnya. Salah satu petugas PPSU Cakung Timur, Marzuki (40), mengaku mengetahui kejadian itu saat sedang membersihkan sampah di saluran Penghubung Cakung Timur bersama rekan-rekannya.

“Saya melihat tembok pembatas itu sudah rubuh. Tahap awal, kita membersihkan sampah dan sebagian puingnya yang menyumbat saluran ini,” ucap Marzuki.

Ia berharap proses pembersihan dapat berjalan lancar sehingga aliran air kembali normal dan tidak menimbulkan masalah baru bagi warga sekitar.

Baca Juga: Tembok Sekolah di Jakarta Barat Roboh, Wali Kota Minta Pelaksana Proyek Bertanggung Jawab

(Sumber: Antara) 

x|close