TNI Gencar Bersihkan Rumah Lansia Pascabanjir di Aceh Tamiang dan Pidie Jaya

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 29 Jan 2026, 15:20
thumbnail-author
Okky Tri Nugroho
Penulis
thumbnail-author
Tasya Paramitha
Editor
Bagikan
TNI membantu rumah lansia yang terdampak banjir TNI membantu rumah lansia yang terdampak banjir (istimewa)

Ntvnews.id, Jakarta - Banjir di Tanah Rencong memang sudah surut, namun jejaknya masih tertinggal di rumah-rumah warga. Lumpur tebal, perabot rusak, dan ruang tinggal yang tak lagi layak huni menjadi keseharian yang harus dihadapi, terutama oleh para lansia. Di tengah kondisi itu, TNI hadir, bekerja tanpa banyak sorotan, membersihkan satu per satu rumah warga yang terdampak.

Di Kabupaten Aceh Tamiang, personel TNI dari Yonif TP 852/ABY menyasar rumah-rumah lansia yang dipenuhi lumpur. Dengan cangkul, sekop, dan gerobak sorong, mereka mengeruk endapan lumpur yang mengeras, memindahkan perabot, hingga membuka kembali ruang hidup warga.

Personil TNI mengangkat perabotan rumah warga lansia <b>(istimewa)</b> Personil TNI mengangkat perabotan rumah warga lansia (istimewa)

Di rumah Bapak Zulkifli, Desa Bandar Khalifah, lumpur bercampur air masih menutupi lantai rumah. Personel TNI membersihkannya perlahan, sementara di halaman lumpur tebal turut dikeruk agar rumah kembali bisa diakses. Proses serupa dilakukan di rumah Bapak Paini, di mana lumpur yang mulai mengering di dalam dan sekitar rumah diangkut satu per satu menggunakan gerobak.

Sementara itu, di Desa Perk Pulau Tiga, Kecamatan Tamiang Hulu, rumah Bapak Lilik masih dalam tahap awal pembersihan. Perabot rumah tangga terlebih dahulu dipindahkan ke luar agar tidak rusak, sebelum lumpur basah dikeruk dan dibuang. Di lokasi lain, rumah Bapak Sukimin menghadapi tantangan lebih berat. Lumpur di dalam rumah telah mengering hingga setebal sekitar setengah meter, memaksa personel TNI mencangkul dengan tenaga ekstra sebelum mengangkutnya keluar rumah.

Prajurit TNI membersihkan sisa lumpur di rumah lansia <b>(istimewa)</b> Prajurit TNI membersihkan sisa lumpur di rumah lansia (istimewa)

Di Desa Kaloy, rumah Ibu Sartimah juga dibersihkan dari lumpur setebal sekitar 30 sentimeter. Lumpur bercampur air dikeruk menggunakan sekop dan cangkul, lalu diangkut hingga ruang rumah kembali terbuka dan dapat ditempati.

Upaya serupa juga dilakukan di Kabupaten Pidie Jaya. Di Desa Beurawang, Kecamatan Meureudu, personel TNI membersihkan rumah Bapak Daud yang lumpurnya menutup ruang tengah dan kamar hingga setinggi sekitar 50 sentimeter.

Dengan peralatan seadanya, lumpur berhasil dikeruk dan rumah kembali bersih. Tak jauh dari lokasi tersebut, rumah Ibu Habibah juga dibersihkan dari kubangan lumpur yang mulai mengering. Setelah dikeruk, ruangan disemprot air hingga bersih dan layak huni.

Baca juga: Bahu-Membahu di Tepi Sungai, TNI Bangun Jembatan Gantung Desa Sipan di Tapanuli Tengah

Bagi para lansia, membersihkan lumpur setebal itu nyaris mustahil dilakukan sendiri. Kehadiran TNI bukan sekadar membantu secara fisik, tetapi juga menghadirkan rasa aman dan harapan. Sedikit demi sedikit, rumah kembali bersih, dan kehidupan pun mulai berjalan lagi.

x|close