Kepala BNPB: Aceh Timur Masuk Tahap Transisi Darurat Menuju Pemulihan

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 29 Jan 2026, 20:45
thumbnail-author
Tasya Paramitha
Penulis & Editor
Bagikan
Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto ditemui di sela penyerahan Dana Tunggu Hunian (DTH) dan hunian sementara (huntara) secara simbolis di Gampong Pante Labu, Kecamatan Pante Bidari, Aceh Timur. Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto ditemui di sela penyerahan Dana Tunggu Hunian (DTH) dan hunian sementara (huntara) secara simbolis di Gampong Pante Labu, Kecamatan Pante Bidari, Aceh Timur.

Ntvnews.id, Aceh Timur - Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Suharyanto menyampaikan bahwa wilayah Aceh Timur kini telah memasuki fase transisi darurat menuju pemulihan. Tahapan ini menandai perubahan pola penanganan bencana tanpa menghentikan bantuan, pendampingan, serta keterlibatan aktif pemerintah pusat dalam proses pemulihan.

"Jadi kami informasikan bahwa hari ini Aceh Timur sudah masuk ke fase transisi darurat menuju pemulihan," kata Suharyanto saat ditemui di sela kegiatan penyerahan Dana Tunggu Hunian (DTH) dan hunian sementara (huntara) secara simbolis di Gampong Pante Labu, Kecamatan Pante Bidari, Aceh Timur, Kamis, 29 Januari 2026.

Ia menegaskan masa transisi darurat yang ditetapkan selama tiga bulan bukan berarti permasalahan akibat bencana telah selesai. Dukungan negara, kata dia, tetap diberikan secara penuh kepada masyarakat terdampak, seiring dengan berlangsungnya proses rehabilitasi dan rekonstruksi yang dilakukan secara bertahap, terukur, dan berkelanjutan melalui pendekatan nasional terpadu.

"Transisi darurat bukan berarti masalahnya sudah selesai, bencananya sudah diatasi, tidak seperti itu," ujarnya.

Suharyanto menjelaskan, pemerintah pusat telah membentuk Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi yang bertugas mengoordinasikan kerja lintas kementerian di wilayah Sumatera. Satgas ini diharapkan mampu memastikan penanganan berjalan secara terpadu, terencana, responsif, cepat, dan efektif.

Dalam struktur satuan tugas tersebut, lanjut Suharyanto, seluruh kementerian dan lembaga diwajibkan terlibat aktif dalam membantu masyarakat Aceh Timur. Hal ini dilakukan agar kebijakan, dukungan anggaran, serta pelaksanaan di lapangan saling terintegrasi demi terwujudnya pemulihan yang menyeluruh.

Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa kondisi infrastruktur dasar seperti jalan dan jembatan saat ini telah kembali tersambung secara darurat. Pemerintah pusat juga telah menyiapkan rencana pembangunan permanen yang ditargetkan memiliki kualitas lebih baik dibandingkan sebelum bencana, dengan pelaksanaan yang dilakukan secara bertahap dan terukur.

"Tentu saja ini butuh waktu, berjalan terus," tuturnya.

Ia menambahkan bahwa perkembangan penanganan saat ini menunjukkan perubahan yang cukup signifikan jika dibandingkan dengan kondisi satu bulan sebelumnya. Meski demikian, Suharyanto mengakui proses pemulihan masih panjang dan memerlukan waktu, kesabaran, serta kerja sama berkelanjutan dari seluruh pihak terkait.

"Tetapi kita harus objektif, kalau dibandingkan kondisi hari ini dengan sebulan yang lalu, saya yakin sudah banyak perubahan gitu. Sudah selesai? Belum, masih jauh. Makanya transisi pun ditetapkan oleh kita semua selama tiga bulan (ke depan)," ucap Kepala BNPB Suharyanto.

(Sumber: Antara)

x|close