Pemerintah Siapkan Diskon Transportasi dan Tol untuk Lebaran 2026

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 29 Jan 2026, 21:28
thumbnail-author
Naurah Faticha
Penulis
thumbnail-author
Tasya Paramitha
Editor
Bagikan
Arsip foto - Calon penumpang antre masuk pesawat di Terminal Domestik Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Badung, Bali, Jumat, 11 April 2025. ANTARA FOTO/Fikri Yusuf/Spt/aa. Arsip foto - Calon penumpang antre masuk pesawat di Terminal Domestik Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Badung, Bali, Jumat, 11 April 2025. ANTARA FOTO/Fikri Yusuf/Spt/aa. (Antara)

Ntvnews.id, Jakarta - Pemerintah menyiapkan sejumlah program diskon tiket transportasi hingga penyesuaian tarif jalan tol guna mendukung kelancaran mobilitas masyarakat selama periode libur Ramadhan dan Lebaran 2026. Kebijakan tersebut mencakup potongan harga untuk berbagai moda transportasi, mulai dari pesawat udara, kereta api, angkutan laut, angkutan darat, hingga jalan tol.

"Untuk menjelang hari raya lebaran nanti, beberapa program telah dipersiapkan termasuk untuk diskon transportasi, baik itu pesawat, kereta api, angkutan laut, angkutan darat, dan juga jalan tol itu sudah dipersiapkan," kata Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto usai Rapat Koordinasi Tim Pengendali Inflasi Pusat di Jakarta, Kamis, 29 Januari 2026.

Airlangga menjelaskan, berbagai insentif tersebut disiapkan untuk mengantisipasi lonjakan pergerakan masyarakat pada musim mudik Lebaran. Selain sektor transportasi, pemerintah juga menyiapkan bantuan sosial guna menjaga daya beli masyarakat.

"Demikian pula untuk bantuan sosial, baik itu beras maupun MinyaKita senang siapkan juga, dan kita akan melakukan rapat koordinasi inflasi juga di bulan Juni tahun ini," ujar dia.

Baca Juga: Pemesanan Tiket Kereta Lebaran 2026 Sudah Dibuka, Catat Jadwal dan Cara Belinya

Sebelumnya, kebijakan diskon lintas moda telah diterapkan pada periode Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025–2026 dan dinilai efektif mendorong mobilitas masyarakat serta menjaga aktivitas ekonomi nasional. Realisasi program tersebut bahkan melampaui target pada sejumlah moda transportasi.

Di sektor perkeretaapian, diskon 30 persen untuk tiket kereta api ekonomi komersial PT Kereta Api Indonesia (KAI) berlaku pada 22 Desember 2025 hingga 10 Januari 2026, mencakup 156 kereta reguler dan 26 kereta tambahan. Dari target 1,5 juta penumpang, realisasi mencapai 1,7 juta penumpang atau 112,6 persen.

Pada angkutan laut, PT PELNI memberikan diskon tarif 20 persen dari tarif dasar di luar asuransi dan pas pelabuhan selama 17 Desember 2025 hingga 10 Januari 2026. Program tersebut mencakup 25 kapal penumpang di seluruh trayek dengan realisasi lebih dari 406 ribu penumpang atau sekitar 100 persen dari target 405 ribu penumpang.

Baca Juga: Viral Gamis Rompi Lepas Bakal Jadi Tren Baju Lebaran 2026

Sementara itu, PT ASDP Indonesia Ferry menerapkan diskon jasa pelabuhan hingga 100 persen atau setara sekitar 19 persen tarif terpadu rata-rata di 16 pelabuhan pada delapan lintasan selama 22 Desember 2025 hingga 10 Januari 2026. Realisasi penyeberangan tercatat sekitar 206 ribu penumpang atau 90,9 persen dari target, serta 465 ribu kendaraan atau 94,5 persen.

Di sektor penerbangan, pemerintah memberikan insentif melalui skema PPN Ditanggung Pemerintah (DTP) untuk tiket kelas ekonomi, diskon fuel surcharge, pengurangan biaya jasa kebandarudaraan, serta perpanjangan jam operasional bandara. Kebijakan tersebut mampu menurunkan tarif tiket pesawat sekitar 13–14 persen, dengan realisasi penumpang mencapai 3,7 juta orang atau 104,2 persen dari target 3,5 juta penumpang.

x|close