Uni Eropa Sebut AS sebagai Ancamanm Kok Bisa?

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 30 Jan 2026, 07:34
thumbnail-author
Deddy Setiawan
Penulis
thumbnail-author
Siti Ruqoyah
Editor
Bagikan
Bendera Uni Eropa terlihat di markas besar Komisi Eropa di Brussel, Belgia (23/5/2025). Bendera Uni Eropa terlihat di markas besar Komisi Eropa di Brussel, Belgia (23/5/2025). (ANTARA)

Ntvnews.id, Budapest - Para menteri luar negeri Uni Eropa untuk pertama kalinya dalam sebuah pertemuan pada Kamis menyebut Amerika Serikat sebagai pihak yang dianggap mengancam kawasan tersebut. Hal itu diungkapkan Menteri Luar Negeri Hongaria, Peter Szijjarto.

"Hari ini, banyak yang secara terbuka menyebut Amerika Serikat sebagai negara yang menimbulkan ancaman bagi Uni Eropa. Mereka berbicara tentang persatuan Aliansi Transatlantik, sementara hari ini, untuk pertama kalinya, mereka secara terang-terangan langsung menyatakan bahwa Amerika Serikat menimbulkan tantangan dari perspektif Uni Eropa," ujar Szijjarto kepada media Hongaria usai rapat dewan, sebagaimana dikutip dari AFP, Jumat, 30 Januari 2026.

Szijjarto juga menyoroti adanya pernyataan yang ia nilai sebagai sikap tidak tahu malu, yakni tudingan bahwa Amerika Serikat disebut-sebut memiliki niat untuk memecah belah Uni Eropa.

"Saya rasa Uni Eropa secara naif tertipu dengan pemikiran bahwa mereka masih memainkan peran penting dalam politik dunia sehingga AS harus terlibat dengan kita dengan cara apa pun, apalagi berusaha memecah belah kita," katanya.

Baca Juga: Survei Ungkap Mayoritas Warga Uni Eropa Nilai Demokrasi Mengalami Kemunduran

Sebelumnya, Presiden Amerika Serikat Donald Trump pada Rabu, 21 Januari 2026, kembali menyampaikan gagasannya terkait rencana akuisisi Greenland oleh AS, sekaligus mempertajam kritik terhadap Eropa dan Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO).

Pernyataan tersebut disampaikan Trump dalam pidato khusus pada pertemuan tahunan World Economic Forum (WEF) di Davos, Swiss, yang dinilai semakin menambah ketegangan dalam hubungan transatlantik.

Dalam pidatonya, Trump menyatakan bahwa Eropa tidak bergerak ke arah yang benar dan menilai sebagian wilayah di benua tersebut bahkan sudah sulit dikenali, dengan menggambarkan kondisinya sebagai sangat negatif.

x|close