Ntvnews.id, Gaza - Kelompok Hamas menyatakan kesiapannya untuk menyerahkan pengelolaan pemerintahan Jalur Gaza kepada sebuah komite teknokrat Palestina. Selain itu, Hamas juga menuntut agar perlintasan perbatasan Rafah dibuka kembali sepenuhnya dalam waktu dekat.
Dilansir dari AFP, Jumat, 30 Januari 2026, Komite Nasional untuk Pemerintahan Gaza (National Committee for the Administration of Gaza/NCAG) yang beranggotakan 15 orang merupakan tim teknokrat Palestina yang dibentuk berdasarkan kesepakatan gencatan senjata yang disponsori Amerika Serikat dan mulai berlaku pada 10 Oktober lalu.
"Protokol telah disiapkan, berkas telah lengkap, dan komite telah dibentuk untuk mengawasi penyerahan, memastikan transfer pemerintahan yang lengkap di Jalur Gaza di semua sektor kepada komite teknokrat," ujar juru bicara Hamas, Hazem Qassem, kepada AFP.
Komite tersebut akan bertanggung jawab mengelola pemerintahan sehari-hari di Gaza pada masa pascaperang dan bekerja di bawah pengawasan Dewan Perdamaian (Board of Peace) yang diketuai Presiden Amerika Serikat Donald Trump.
Baca Juga: AS: Iuran Dewan Perdamaian akan Dipakai untuk Lucuti Hamas
NCAG yang dipimpin mantan wakil menteri Otoritas Palestina, Ali Shaath, direncanakan akan memasuki Jalur Gaza setelah perlintasan Rafah di perbatasan Mesir kembali dibuka.
Qassem menegaskan bahwa perlintasan Rafah "harus dibuka di kedua arah, dengan kebebasan penuh untuk keluar dan masuk ke Jalur Gaza, tanpa hambatan dari Israel."
Peta Gaza Palestina (BBC)
Perlintasan Rafah merupakan satu-satunya pintu Gaza ke dunia luar yang tidak melalui Israel dan menjadi jalur utama keluar-masuk orang serta distribusi barang.
Perbatasan tersebut ditutup sejak pasukan Israel mengambil alih Rafah pada Mei 2024, kecuali pembukaan terbatas pada awal 2025. Sejumlah upaya untuk membuka kembali perlintasan itu sebelumnya tidak membuahkan hasil.
Sementara itu, Ketua NCAG Ali Shaath pekan lalu menyatakan bahwa perlintasan Rafah akan kembali dibuka dua arah pada pekan berikutnya.
Arsip foto - Anggota pasukan Brigade Al-Qassam, sayap militer kelompok perlawanan Palestina, Hamas. ANTARA/Anadolu/as/am. (Antara)