Rilis Dokumen Kasus Epstein, Wakil Jaksa Agung AS Tegaskan Tak Lindungi Siapapun

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 4 Feb 2026, 14:54
thumbnail-author
Naurah Faticha
Penulis
thumbnail-author
Tasya Paramitha
Editor
Bagikan
Ilustrasi - Tindak asusila pencabulan terhadap anak. ANTARA/Insan Faizin Mubarak/aa. Ilustrasi - Tindak asusila pencabulan terhadap anak. ANTARA/Insan Faizin Mubarak/aa. (Antara)

Ntvnews.id, Washington - Wakil Jaksa Agung Amerika Serikat Todd Blanche menegaskan bahwa rilis terbaru dokumen terkait kasus Jeffrey Epstein berdasarkan Undang-Undang Transparansi Berkas sepenuhnya sesuai aturan dan tidak melindungi siapa pun, termasuk Presiden Donald Trump.

"Ya, dapat saya pastikan bahwa kami mematuhi peraturan perundang-undangan, kami mematuhi Undang-Undang tersebut, dan ... kami tidak melindungi Presiden Trump, kami tidak melindungi siapa pun," kata Blanche dalam konferensi pers di Washington, Jumat, 30 Januari 2026.

Pernyataan tegas tersebut disampaikan Blanche untuk menjawab pertanyaan mengenai kemampuan pihaknya meyakinkan publik bahwa seluruh dokumen yang melibatkan presiden dan individu terkemuka lainnya sedang dirilis.

Blanche menambahkan, ada "rasa lapar dan haus" akan informasi terkait kasus Epstein, yang mungkin tidak selalu sejalan dengan ekspektasi masyarakat.

Baca Juga: Jeffrey Epstein Masih Hidup? Postingan Petugas Penjara Bongkar Kejanggalan Sebelum Kematiannya

Kasus Epstein bermula pada 2019 ketika ia didakwa di pengadilan Amerika Serikat atas perdagangan seks anak di bawah umur serta konspirasi untuk melakukan kejahatan tersebut. Epstein menghadapi ancaman hukuman penjara lebih dari 40 tahun.

Menurut pihak penuntut, sejak 2002 hingga 2005, Epstein melakukan hubungan seksual dengan puluhan gadis di bawah umur di kediamannya di New York dan Florida. Ia membayar para korban secara tunai dan bahkan menugaskan beberapa dari mereka untuk merekrut gadis-gadis baru, termasuk beberapa yang berusia 14 tahun.

Rilis dokumen terbaru mencakup sekitar tiga juta halaman, termasuk lebih dari 2.000 video dan 180.000 gambar yang berkaitan dengan kasus Epstein.

Baca Juga: Eks Dubes Inggris untuk AS Mundur dari Partai Buruh Usai Terseret Dokumen Epstein

(Sumber: Antara) 

x|close