Kapolda Riau Irjen Herimen soal Gajah Tewas Tanpa Kepala: Ini Disengaja

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 9 Feb 2026, 10:58
thumbnail-author
Dedi
Penulis & Editor
Bagikan
Tim Kepolisian dan BB KSDA Riau melakukan Olah TKP kematian gajah di Pelalawan. Tim Kepolisian dan BB KSDA Riau melakukan Olah TKP kematian gajah di Pelalawan. (Antara)

Ntvnews.id, Jakarta - Kematian seekor gajah Sumatera di areal konsesi PT RAPP Distrik Ukui, Kecamatan Ukui, Kabupaten Pelalawan, menjadi perhatian serius Kepolisian Daerah (Polda) Riau. Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan menegaskan bahwa kasus tersebut merupakan aksi perburuan liar yang dilakukan dengan sengaja.

“Yang jelas ini dilakukan dengan sengaja dan dapat diindikasikan kuat bahwa ini sengaja dilakukan untuk mengambil gadingnya,” ujar Irjen Pol Herry Heryawan yang biasa disapa Herimen di Pelalawan, Senin, 9 Februari 2026.

Irjen Herry menyampaikan duka cita mendalam atas kematian satwa dilindungi tersebut, sekaligus menegaskan komitmennya untuk mengungkap fakta-fakta ilmiah di balik pembunuhan gajah itu. Menurutnya, seluruh proses investigasi akan menggunakan pendekatan ilmiah agar hasilnya akurat dan dapat dipertanggungjawabkan.

Baca Juga: IHSG Menguat pada Pembukaan Perdagangan Senin Pagi ke Level 7.968

“Metode scientific crime investigation ini kita lakukan terus-menerus sebagai acuan kita, yang mana nantinya ini nantinya kita bisa lakukan secara bertahap,” kata Irjen Herry baru-baru ini.

Gajah yang ditemukan mati tersebut merupakan bagian dari kelompok gajah liar yang kerap keluar masuk jalur pergerakannya di kawasan tersebut. Di wilayah tenggara Tesso Nilo, terdapat lima kelompok gajah yang selama ini diketahui berkeliaran dan berinteraksi dengan lanskap konsesi.

Dalam rapat sebelumnya di PT RAPP, Kapolda menekankan bahwa proses mengungkap pembunuhan terhadap satwa liar, khususnya gajah, memiliki tantangan berbeda dibandingkan penyelidikan kasus terhadap manusia.

“Kalau manusia, orang terbunuh kita bisa cek DNA-nya bagaimana dia ketemu sama orang terakhir, bagaimana dia punya jejak digital lainnya yang bisa kita cari,” jelasnya.

Baca Juga: Pelajar SMKN 34 Jakarta Tewas Akibat Kecelakaan di Jalan Berlubang Matraman Jaktim

Polda Riau bersama Polres Pelalawan, Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Riau, dan PPNS Kementerian Kehutanan telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Upaya tersebut mencakup pemeriksaan menyeluruh terhadap lokasi penemuan bangkai dan pelaksanaan nekropsi untuk memastikan penyebab kematian.

Hasil pemeriksaan menunjukkan adanya proyektil bersarang di bagian tengkorak belakang gajah. Kondisi bangkai juga memperlihatkan sebagian kepala telah hilang, mulai dari mata, belalai, hingga dua gadingnya menguatkan dugaan kuat adanya perburuan terencana.

BKDS Riau pun menyampaikan indikasi yang sama bahwa kematian gajah tersebut berkaitan erat dengan aktivitas perburuan liar.

x|close