Kasad: Arahan Presiden Harus Ditingkatkan, TNI-Polri Bekerja untuk Rakyat

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 10 Feb 2026, 08:00
thumbnail-author
Deddy Setiawan
Penulis
thumbnail-author
Beno Junianto
Editor
Bagikan
KSAD Maruli Simanjuntak KSAD Maruli Simanjuntak (NTVnews)

Ntvnews.id, Jakarta - Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak menegaskan bahwa arahan Presiden Prabowo Subianto kepada TNI dan Polri harus terus ditingkatkan dan dievaluasi untuk menghasilkan kinerja yang lebih baik. Hal ini disampaikan usai Rapat Pimpinan (Rapim) TNI dan Polri di Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin, Senin, 9 Februari 2026.

"Kita dapat arahan dari beliau supaya hal-hal yang baik supaya terus ditingkatkan lagi, dievaluasi terus supaya lebih baik. Kita sekarang sudah menurut pendapat beliau, sudah di tracknya sudah baik. Jadi kalau ini semua kita berpegang teguh terus, kita yakinkan bekerja buat rakyat, TNI-Polri bisa bersama-sama,” ujar Maruli.

Menurut Maruli, koordinasi dengan pemerintah memungkinkan pengembangan berbagai program yang bermanfaat bagi masyarakat.

"Pemerintah mengkoordinir saya kira banyak sekali pengembangan-pengembangan yang kita bisa dapat. Ya pasti banyaklah evaluasi supaya bisa lebih baik, gitu aja sih,” katanya.

Baca Juga: Kata KSAD Maruli soal TNI Dilibatkan Berantas Terorisme

Kasad menyoroti keterlibatan TNI-Polri dalam menghadapi bencana dan membantu pemerintah meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

"Kalau lihat kan bagaimana kita, kalau yang berhubungan dengan TNI-Polri ya, menghadapi bencana, ya kan? Bagaimana nanti kalau misalnya menghadapi, membantu pemerintah di bidang meningkatkan kesejahteraan masyarakat, masalah koperasi, masalah apa, supaya itu kan semua sebenarnya sudah ada di berita. Jadi menurut pendapat beliau, penilaian beliau, semua sudah berjalan baik supaya terus ditingkatkan,” jelasnya.

Maruli menekankan bahwa penghargaan terhadap anggota yang berdedikasi tinggi menjadi salah satu aspek penting dalam meningkatkan motivasi dan kinerja.

KSAD Maruli Simanjuntak <b>(NTVnews)</b> KSAD Maruli Simanjuntak (NTVnews)

"Kesejahteraan mungkin salah satunya beliau sampaikan tentang memberikan reward ya. Ya, kalau misalnya ada prestasi, ada yang bekerja di tempat bencana sangat luar biasa, ya harus dikasih reward biar betul-betul kebahagiaan anggota itu ya bisa dapat penghargaan, bisa dapat KPLB. Ya, bukan juga, termasuk penugasan lah. Penugasan, atlet. Di bencana juga kan banyak aksi heroik kan. Jadi yang seperti itu yang banyak. Ya bisa KPLB, kenaikan pangkat luar biasa, bisa sekolah, bisa piagam penghargaan, banyak,” tegas Kasad.

Selain itu, ia menyoroti pembangunan infrastruktur dan layanan publik sebagai bagian dari tanggung jawab TNI.

"Kalau saya kebetulan fokus di jembatan, saya kira yang utama sudah bisa kita selesaikan. Jadi sampai dalam satu bulan setengah ini hampir empat puluhan beli, lima puluhan armco, sekian belas jembatan gantung, saya pikir sudah ini lah. Nanti kita lihat perkembangan. Air semua, kita kan punya tanki bomadam kebakaran dari Kemhan, dari Polkam, dari kami, tanki-tanki untuk ngebor maupun bikin MCK, bikin air bersih, terus sekolah-sekolah kan sudah mulai masuk, udah ada yang ini masuk. Saya pikir berjalan lah baik,” ujarnya.

Baca Juga: PBI BPJS Tak Tepat Sasaran, 54 Juta Warga Miskin Jadi Prioritas Kemensos Percepat Validasi

Kasad menegaskan, TNI akan terus berpegang pada aturan hukum dan koordinasi dengan Mabes TNI untuk setiap penugasan, termasuk pengiriman pasukan perdamaian internasional.

"Kalau saya pribadi, semua warga negara punya kewajiban untuk mempertahankan, mengamankan negara, wilayah. Kalau kami mau ikut di situ, misalnya ya kenapa tidak? Tinggal porsinya diskusikan supaya jangan ini, ya. Kami ikut hukum saja ya, aturan,” katanya.

x|close