Survei IPI Ungkap Sjafrie Hingga Purbaya Masuk dalam Bursa Capres 2029

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 10 Feb 2026, 13:33
thumbnail-author
Naurah Faticha
Penulis
thumbnail-author
Tasya Paramitha
Editor
Bagikan
Peneliti IPI Abdan Sakura dalam konferensi pers rilis hasil survei bertajuk Peneliti IPI Abdan Sakura dalam konferensi pers rilis hasil survei bertajuk (Antara)

Ntvnews.id, Jakarta - Survei terbaru yang dirilis Indonesian Public Institute (IPI) mengungkap kemunculan sejumlah figur baru dalam bursa bakal calon presiden 2029, mulai dari Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin, beberapa gubernur, hingga Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa.

Peneliti IPI Abdan Sakura menjelaskan, hadirnya wajah-wajah baru tersebut dipengaruhi oleh berbagai faktor yang membentuk tingkat elektabilitas, antara lain kepemimpinan, ketokohan, rekam jejak, eksposur media, integritas, serta visi, misi, dan program kerja yang dimiliki masing-masing tokoh.

Dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Selasa, 10 Februari 2026, Abdan mencontohkan elektabilitas Sjafrie yang diperkuat oleh empat indikator utama, yakni kepemimpinan dan ketokohan sebesar 44 persen, rekam jejak kepemimpinan 17 persen, rekomendasi lingkungan dan media 12 persen, serta integritas 10 persen.

"Tokoh-tokoh seperti Pramono Anung, Dedi Mulyadi, dan Syafrie tampil sebagai figur potensial yang memperoleh penilaian kelayakan cukup kuat, meski belum sepenuhnya terkonversi menjadi dukungan elektoral," ujar Abdan.

Menurut dia, kondisi tersebut membuka peluang terjadinya dinamika politik baru, terutama apabila muncul krisis, pergeseran peta koalisi, atau absennya figur-figur utama dalam kontestasi.

Baca Juga: Menhan Sjafrie Laporkan Kondisi Keamanan Nasional ke Prabowo

Di sisi lain, Abdan menilai rendahnya elektabilitas sejumlah tokoh populer menunjukkan bahwa popularitas semata tidak lagi menjadi penentu utama, seiring pemilih yang semakin rasional dan mempertimbangkan konteks secara lebih matang.

Ia menyebutkan beberapa gubernur yang masuk dalam bursa bakal capres 2029 berdasarkan hasil survei tersebut, di antaranya Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda, serta Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi.

"Wajah-wajah baru tersebut masuk dalam 10 besar tokoh untuk menjadi bakal capres 2029. Sjafrie berada di urutan ke-7 dengan tingkat elektabilitas di angka 7,5 persen, disusul Purbaya 4,9 persen dan Sherly Tjoanda 3,8 persen," ucap dia.

Lebih lanjut, Abdan memaparkan bahwa elektabilitas Sjafrie bersaing ketat dengan sejumlah kepala daerah dan tokoh nasional lainnya. Mantan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menempati urutan keempat dengan elektabilitas 8,5 persen, disusul Dedi Mulyadi di posisi kelima dengan 7,9 persen, serta Pramono Anung di urutan keenam dengan 7,8 persen.

Sementara itu, posisi puncak elektabilitas masih dikuasai Presiden Prabowo Subianto dengan angka 22,3 persen, jauh meninggalkan tokoh lain. Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka berada di peringkat kedua dengan elektabilitas 12,2 persen, diikuti mantan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dengan 9 persen.

Baca Juga: Purbaya Bongkar Modus Kongkalikong Pengusaha dan Petugas Pajak: Akan Kita Kejar

Menurut Abdan, dominasi sejumlah nama besar tersebut mencerminkan kuatnya pengaruh kekuasaan, kesinambungan elite, serta intensitas pemberitaan media dalam membentuk persepsi publik.

"Namun, jarak antara tingkat kelayakan yang tinggi dan elektabilitas yang relatif moderat mengindikasikan satu hal penting, publik mengenal dan menilai, tetapi belum sepenuhnya menjatuhkan pilihan," kata Abdan.

Survei Indonesian Public Institute dilaksanakan pada 30 Januari 2026 hingga 5 Februari 2026 dengan melibatkan 1.241 responden berusia 17–65 tahun yang tersebar di 35 provinsi di Indonesia.

Metode pengambilan sampel menggunakan teknik multistage random sampling, yakni pemilihan responden secara bertahap dari unit besar ke unit yang lebih kecil secara acak. Margin of error survei ini tercatat sebesar 2,78 persen dengan tingkat kepercayaan 95 persen.

(Sumber: Antara) 

x|close