Ntvnews.id, Jakarta - Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi membantah isu yang menyebut Presiden Prabowo Subianto akan merombak atau reshuffle Kabinet Merah Putih pekan ini. Bantahan itu disampaikan Prasetyo Hadi seusai konferensi pers pengumuman insentif lebaran di Stasiun Gambir, Jakarta, Selasa, 10 Februari 2026.
"Enggak ada reshuffle. Enggak ada," kata Prasetyo Hadi.
Dikatakan, saat ini pemerintah sedang bekerja keras untuk memastikan seluruh masyarakat dapat menjalani Ramadan dan Lebaran 2026 dengan baik. Pemerintah, katanya, berupaya meringankan beban masyarakat tidak mampu.
Baca Juga: Para Kepala Daerah Ternyata Sering Ditangisi Rakyatnya Minta MBG
"Kemudian juga kita ingin memperingan saudara-saudara kita yang dalam rangka puasa dan lebaran biasanya bersilaturahmi, mudik untuk pulang kampung," kata Pras, sapaan Prasetyo Hadi.
Untuk itu, pemerintah mengucurkan stimulus berupa diskon angkutan transportasi kereta api, pesawat, penyeberangan, dan lainnya. Pemerintah juga memberikan insentif berupa penerapan work from anywhere (WFA) untuk mengoptimalkan mobilitas masyarakat. Tak hanya itu, pemerintah juga memberikan bantuan pangan berupa 10 kg beras dan 2 kg minyak selama dua bulan untuk 35,04 juta penerima manfaat.
"Harapan kita dengan seperti itu maka ekonomi akan tumbuh. Ekonomi akan Bergerak di triwulan pertama," katanya.
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi (NTVnews)