Ntvnews.id, Kuwait - Militer Amerika Serikat memastikan tiga jet tempur F-15 miliknya jatuh di wilayah Kuwait. Pihak militer menyebut insiden itu terjadi akibat salah tembak atau yang disebut sebagai tembakan salah sasaran.
"Tiga pesawat F-15E Strike Eagle AS yang terbang untuk mendukung Operasi Epic Fury jatuh di atas Kuwait karena insiden tembakan salah sasaran," demikian pernyataan United States Central Command (CENTCOM), yang merujuk pada operasi gabungan Israel-Amerika melawan Iran.
Dilansir dari Al Jazeera, Selasa, 3 Maret 2026, CENTCOM menjelaskan bahwa selama "pertempuran aktif yang mencakup serangan dari pesawat-pesawat Iran, rudal balistik, dan drone jet-jet tempur Angkatan Udara AS secara tidak sengaja ditembak jatuh oleh pertahanan udara Kuwait."
Baca Juga: Istri Ali Khamenei, Mansoureh Khojasteh Meninggal Dunia di Tengah Eskalasi Konflik Iran–AS
"Keenam awak pesawat berhasil melontarkan diri dengan selamat, telah dievakuasi dengan selamat, dan dalam kondisi stabil," kata CENTCOM.
"Kuwait telah mengakui insiden ini, dan kami berterima kasih atas upaya pasukan pertahanan Kuwait dan dukungan mereka dalam operasi yang sedang berlangsung ini," lanjut pernyataan tersebut.
CENTCOM menambahkan bahwa peristiwa ini masih dalam proses penyelidikan lebih lanjut untuk mengetahui detail penyebab insiden tersebut.
Arsip foto - Pesawat tempur F-15 dan F-2 Angkatan Udara Bela Diri Jepang ke-5 dan ke-8 latihan militer bersama dengan pesawat tempur Amerika Serikat F-35B milik Marine Aircraft Group 12 di lepas pantai Kyushu, Jepang pada Oktober 2022. /ANTARA/Kantor (Antara)