Pemprov DKI Perkuat BUMD Antisipasi Lonjakan Harga Pangan Jelang Ramadhan

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 12 Feb 2026, 07:00
thumbnail-author
Adiansyah
Penulis
thumbnail-author
Tasya Paramitha
Editor
Bagikan
Balkoters Talk bertajuk 'Kesiapan Tiga Pangan BUMD Pangan Jelang Ramadan dan Idulfitri 2026', di Balai Kota DKI Jakarta. Balkoters Talk bertajuk 'Kesiapan Tiga Pangan BUMD Pangan Jelang Ramadan dan Idulfitri 2026', di Balai Kota DKI Jakarta. (NTVNews.id)

Ntvnews.id, Jakarta - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta memperkuat strategi pengendalian harga dan pasokan pangan menjelang Ramadhan dan Idulfitri 2026.

Menghadapi momen Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN), tiga BUMD pangan yakni Perumda Pasar Jaya, Perumda Dharma Jaya, dan PT Food Station Tjipinang Jaya disiapkan sebagai ujung tombak menjaga stabilitas inflasi di Ibu Kota.

Sekretaris Daerah (Sekda) DKI Jakarta, Uus Kuswanto menuturkan bahwa periode Imlek, Ramadhan hingga Idulfitri selalu diiringi lonjakan konsumsi. Karena itu, Pemprov DKI memastikan kebutuhan pokok tetap tersedia dengan harga yang terkendali.

Menurutnya, BUMD pangan tidak sekadar bertugas sebagai distributor, tetapi berperan strategis sebagai instrumen pengendali inflasi daerah. Koordinasi lintas BUMD terus diperkuat untuk mencegah lonjakan harga maupun kekosongan stok saat permintaan meningkat tajam.

"Jakarta ini menjadi pusat aktivitas, saat hari besar, konsumsi meningkat. Karena itu, Pemprov harus memastikan kebutuhan pokok masyarakat benar-benar tersedia dan harga tetap terkendali," kata Uus dalam Balkoters Talk bertajuk 'Kesiapan Tiga BUMD Pangan Menjelang Ramadan dan Idulfitri 2026' di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu, 11 Februari 2026. 

Sekretaris Daerah (Sekda) DKI Jakarta, Uus Kuswanto <b>(NTVNews.id/Adiansyah)</b> Sekretaris Daerah (Sekda) DKI Jakarta, Uus Kuswanto (NTVNews.id/Adiansyah)

Pemprov DKI juga memastikan pengawasan distribusi LPG 3 kilogram berjalan optimal. Tabung gas melon yang banyak digunakan masyarakat menengah ke bawah dan pelaku UMKM ini menjadi perhatian khusus agar tidak terjadi kelangkaan di lapangan.

Berdasarkan data, total stok beras di Jakarta mencapai 182.172 ton. Persediaan tersebut tersebar di Pasar Induk Beras Cipinang (PIBC), PT Food Station Tjipinang Jaya, Bulog, dan jaringan Pasar Jaya.

Untuk komoditas protein hewani seperti daging sapi, ayam, dan ikan, Perumda Dharma Jaya memastikan ketersediaan dalam kondisi aman hingga Idulfitri 2026. Begitu pula dengan minyak goreng, gula, telur, cabai, serta bawang merah dan bawang putih yang telah disiapkan sesuai proyeksi kenaikan kebutuhan.

Meski stok terbilang aman, Pemprov DKI tetap mengingatkan seluruh jajaran agar tidak lengah. Dinamika ekonomi global yang fluktuatif dapat memengaruhi harga sewaktu-waktu, sehingga pengawasan harus dilakukan secara berkelanjutan.

Bersama Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID), Pemprov DKI melakukan monitoring rutin harga dan pasokan, pengawasan keamanan pangan, hingga rapat evaluasi berkala. Sejumlah langkah konkret turut digelar, mulai dari bazar murah, program pangan bersubsidi bagi kelompok rentan, kampanye belanja bijak untuk mencegah panic buying, hingga penguatan urban farming.

Pasar Kombongan Kemayoran <b>(NTVNews.id/Adiansyah)</b> Pasar Kombongan Kemayoran (NTVNews.id/Adiansyah)

Direktur Utama Perumda Dharma Jaya, Raditya Endra Budiman mengungkapkan pihaknya bergerak cepat merespons rencana mogok pedagang daging sapi di sejumlah pasar Jakarta. Koordinasi intensif dilakukan bersama dinas terkait, importir, dan distributor guna memastikan distribusi tetap berjalan.

Melalui komunikasi dan kolaborasi yang solid, potensi gangguan pasokan berhasil diredam sehingga tidak menimbulkan gejolak harga di tingkat konsumen. Sebagai BUMD, Dharma Jaya menegaskan komitmennya tidak semata mengejar keuntungan, tetapi juga menjaga ketahanan pangan daerah.

Sementara itu, Perumda Pasar Jaya melakukan pembenahan besar-besaran untuk meningkatkan kenyamanan belanja masyarakat. Hingga awal Februari 2026, sebanyak 21 pasar tradisional telah selesai direvitalisasi.

Tak hanya itu, hampir 86 pasar telah dicat ulang bagian eksteriornya. Tahun ini, pembenahan berlanjut ke sektor interior agar kondisi pasar semakin bersih, tertata, dan representatif. Untuk menjaga kebersihan lingkungan, Pasar Jaya juga membangun 24 Tempat Penampungan Sampah (TPS) di berbagai lokasi.

PT Food Station Tjipinang Jaya turut memperkuat transparansi informasi stok dan harga pangan. Melalui website resmi PIBC dan kanal media sosial perusahaan, masyarakat kini dapat memantau langsung ketersediaan beras dan komoditas lain secara real time.

x|close