Jelang Ramadan, Rumah Lansia dan Perumahan Guru di Aceh Kembali Bersih Pascabencana

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 12 Feb 2026, 21:15
thumbnail-author
Naurah Faticha
Penulis
thumbnail-author
Tasya Paramitha
Editor
Bagikan
Prajurit TNI terus bergerak memulihkan pemukiman warga yang terdampak banjir dan longsor di Aceh. Prajurit TNI terus bergerak memulihkan pemukiman warga yang terdampak banjir dan longsor di Aceh. (Istimewa)

Ntvnews.id, Aceh - Menjelang bulan suci Ramadan, prajurit TNI terus bergerak memulihkan pemukiman warga yang terdampak banjir dan longsor di Aceh. Fokus utama diarahkan pada rumah para lansia serta perumahan guru agar mereka dapat kembali tinggal di rumah dengan nyaman.

Pada Kamis, 12 Februari 2026, para prajurit terpantau bekerja dari pagi hingga petang menggunakan sekop, cangkul, linggis, dan gerobak dorong. Mereka bahu-membahu dengan warga setempat agar rumah bisa kembali ditempati sebelum Ramadan tiba.

Banyak di antara mereka Lansia tak lagi memiliki tenaga untuk membersihkan rumah sendiri. Kehadiran TNI membantu mereka menghadapi masa sulit pascabencana.

Di Desa Blang Cut, Kecamatan Meurah Dua, Kabupaten Pidie Jaya, puluhan prajurit terlihat mengikis lumpur yang masih menumpuk di rumah milik Saiful Bahri (50). Endapan lumpur yang tingginya melebihi setengah badan orang dewasa perlahan dipindahkan menggunakan sekop dan gerobak.

Baca Juga: Jelang Ramadhan, 3.268 Rumah Nakes Terdampak Bencana Sumatera Diperbaiki

Prajurit TNI terus bergerak memulihkan pemukiman warga yang terdampak banjir dan longsor di Aceh. <b>(Istimewa)</b> Prajurit TNI terus bergerak memulihkan pemukiman warga yang terdampak banjir dan longsor di Aceh. (Istimewa)

Tidak jauh dari lokasi itu, rumah sederhana milik Zubaidah (64), seorang ibu rumah tangga di Desa Dayah Kruet, juga dibersihkan. Lumpur yang telah mengeras di dalam rumah dikeluarkan oleh para prajurit. Kegiatan serupa dilakukan di rumah Rasyidin di Desa Blang Cut.

Di Kecamatan Tamiang Hulu, Kabupaten Aceh Tamiang, rumah milik Boinem dan Reli Rianto di Desa Bandar Khalifah telah dibersihkan total.

Di wilayah Bireuen, Aceh, pembersihan dilakukan di rumah Amirullah dan Rosni di Kecamatan Peusangan, serta di rumah Aspiya dan Hasanah di Kecamatan Peusangan Selatan. Di Kecamatan Kuta Blang, rumah Putri juga ikut dibersihkan dari sisa material banjir.

Sementara di Kabupaten Pidie Jaya, Desa Kota Meureudu menjadi salah satu titik terpadat. Beberapa rumah lansia sedang dalam proses pembersihan.

Tidak hanya rumah warga, TNI juga merehabilitasi perumahan guru SD Negeri Rantau Panjang, Kecamatan Karang Baru, Kabupaten Aceh Tamiang. Prajurit TNI memperbaiki saluran air, halaman, mengecat tembok, hingga mengangkat sisa-sisa lumpur.

Baca Juga: Pemulihan Akses Jalan Raya di Aceh Terus Berjalan, Ini Progres Terbarunya

x|close