Pakistan Suarakan Dukungan Bagi Kepemimpinan Indonesia di Organisasi D-8

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 13 Feb 2026, 16:50
thumbnail-author
Naurah Faticha
Penulis
thumbnail-author
Beno Junianto
Editor
Bagikan
Duta Besar Pakistan untuk Indonesia Zahid H. Chaudary memberikan keterangan di Kompleks Istana Kepresidenan, Kamis, 12 Februari 2026. Duta Besar Pakistan untuk Indonesia Zahid H. Chaudary memberikan keterangan di Kompleks Istana Kepresidenan, Kamis, 12 Februari 2026. (Sekertariat Kepresidenan )

Ntvnews.id, Jakarta - Duta Besar Pakistan untuk Indonesia Zahid H. Chaudary menyatakan dukungan penuh negaranya terhadap kepemimpinan Indonesia di organisasi kerja sama ekonomi D-8.

Ia juga menegaskan komitmen Pakistan untuk mendukung pelaksanaan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) D-8 yang dijadwalkan berlangsung di Jakarta pada April mendatang.

“Pakistan dan Indonesia sama-sama anggota pendiri D-8, dan Pakistan memiliki harapan yang tinggi terhadap kepemimpinan Indonesia di organisasi ini,” tutur Zahid di Kompleks Istana Kepresidenan, Kamis, 12 Februari 2026.

Tahun ini, Indonesia akan memimpin D-8 untuk periode 2026–2027, dengan serah terima kepemimpinan direncanakan berlangsung pada KTT mendatang.

Selama masa kepemimpinannya, Indonesia akan mengusung tema Navigating Global Shifts: Strengthening Equality, Solidarity and Cooperation for Shared Prosperity, yang menekankan semangat kesetaraan, solidaritas, dan kerja sama, sejalan dengan nilai Dasasila Bandung.

Baca Juga: Menlu Dorong KTT D-8 2026 Hasilkan Kerja Sama Ekonomi yang Konkret

Mengingat peran Indonesia yang krusial, Zahid menyebut bahwa Pakistan akan membantu Indonesia dalam menjalankan kepemimpinannya.

“Kami sangat menantikan untuk bekerja sama dengan Indonesia, tidak hanya untuk KTT yang akan datang, tetapi juga kesuksesan D-8 sebagai organisasi,” jelas dia.

Lebih lanjut, ia menilai kedua negara perlu mempererat kolaborasi di luar kerangka D-8. Menurutnya, Indonesia dan Pakistan mewakili lebih dari seperempat populasi Muslim dunia, sehingga memiliki tanggung jawab strategis untuk memperkuat kerja sama bilateral maupun melalui berbagai forum internasional.

“Penting bagi kedua negara untuk bekerja sama secara bilateral, serta melalui semua platform yang tersedia, termasuk PBB, OKI, D-8, dan ASEAN,” imbuhnya.

Baca Juga: Indonesia Pastikan Kesiapan KTT D-8 ke-12 di Jakarta April 2026 Berjalan Sesuai Rencana

x|close