Ntvnews.id, Jakarta - Warga nampaknya mulai muak atas banyaknya jalan yang rusak akhir-akhir ini. Apalagi, hingga berbulan-bulan, jalanan berlubang itu kunjungi diperbaiki.
Inilah yang terjadi di Kabupaten Bogor, Jawa Barat (Jabar). Di mana, warga tak tahan atas banyaknya jalan yang rusak di wilayahnya.
Padahal, jalan bolong-bolong ini sangat membahayakan para pengendara, utamanya pengendara sepeda motor. Apalagi, di musim penghujan, jalanan rusak begitu banyak bermunculan.
"Tidak tahan banyak korban berjatuhan, warga di Bogor inisiatif iuran untuk perbaiki jalan nasional," tulis akun Instagram @moodjabar.co, dalam unggahannya, Senin, 16 Febuari 2026.
Diketahui, tak sedikit dari para pemotor yang mengalami kecelakaan akibat jalan rusak. Bahkan, bukan cuma luka-luka, tapi sampai merenggut nyawa.
Kondisi jalan rusak di Jalan Wolter Monginsidi, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Selasa, 10 Februari 2026. ANTARA/Luthfia Miranda Putri. (Antara)
Peristiwa ini banyak terjadi di berbagai wilayah Indonesia, bukan cuma Kabupaten Bogor, tapi di Jakarta, Tangerang Selatan dan lainnya.
Khusus di Kabupaten Bogor jadi sorotan, mengingat Presiden RI Prabowo Subianto tinggal di wilayah itu.
Dalam unggahannya, @moodjabar.co sampai menyindir Gubernur Jabar Dedi Mulyadi terkait perbaikan jalan rusak yang masuk di wilayah Ciseeng, Kabupaten Bogor itu.
"Kang @dedimulyadi71 Kadis PUPR-nya mungkin lagi bobo ya? Ini wargi patungan buat benerin jalan provinsi (nasional)," kata dia.
Adapun terkait jalan nasional yang rusak, Dedi Mulyadi sesungguhnya sudah pernah angkat bicara perihal persoalan itu. Menurut Dedi, dalam unggahan akun media sosialnya, perbaikan jalan tersebut bukanlah tanggung jawabnya, tapi pemerintah pusat.
Jika perbaikan jalan pihaknya lakukan, kata Dedi akan menyalahi administrasi. Walau begitu, pria yang akrab disapa KDM itu telah melaporkan banyaknya kerusakan jalan nasional di wilayah Jabar kepada pemerintah pusat.
Warga patungan buat perbaiki jalan rusak di Kabupaten Bogor, Jawa Barat. (Instagram @moodjabar.co)