SMPN 182 Kalibata Sudah Peringatkan Pemilik Tembok Sejak Desember 2025

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 16 Feb 2026, 20:15
thumbnail-author
Naurah Faticha
Penulis
thumbnail-author
Tasya Paramitha
Editor
Bagikan
Kondisi setelah pagar tembok roboh di samping SMPN 182 Kalibata, Pancoran, Jakarta Selatan, Senin, 16 Februari 2026. ANTARA/Luthfia Miranda Putri. Kondisi setelah pagar tembok roboh di samping SMPN 182 Kalibata, Pancoran, Jakarta Selatan, Senin, 16 Februari 2026. ANTARA/Luthfia Miranda Putri. (Antara)

Ntvnews.id, Jakarta - Pihak Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 182 Kalibata, Pancoran, Jakarta Selatan, ternyata telah lebih dulu mengingatkan pemilik pagar tembok yang berada di samping sekolah untuk segera memperhatikan dan memperbaiki kondisinya sejak Desember 2025. Namun hingga akhirnya tembok tersebut roboh pada Minggu, 15 Februari 2026, belum ada perbaikan yang dilakukan.

Kapolsek Pancoran Kompol Mansur menjelaskan bahwa pemberitahuan sudah dilayangkan oleh pihak sekolah kepada pemilik bangunan.

"Terkait dengan surat pemberitahuan sejak Desember. Itu dari Kepala Sekolah yang memberi informasi kepada pemilik pagar tembok atau pemilik bangunan," kata Kompol Mansur kepada wartawan di Jakarta, Senin, 16 Februari 2026.

Sebelumnya, peristiwa robohnya pagar tersebut sempat viral di media sosial Instagram melalui akun @jakartaselatan24jam. Dalam unggahan itu terlihat rekaman kamera pengawas yang memperlihatkan detik-detik pagar tembok di samping sekolah ambruk dan menimpa pagar SMPN 182 Kalibata pada Minggu, 15 Februari 2026 siang.

Menurut Mansur, ada kemungkinan pemilik bangunan belum sempat melakukan perbaikan karena kesibukan.

Hingga kini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan dan belum memeriksa saksi. Penyelidikan difokuskan untuk memastikan ada atau tidaknya unsur kesengajaan dalam peristiwa tersebut.

Baca Juga: Tembok Sekolah SMPN 182 Kalibata Roboh, Polisi Dalami Dugaan Kelalaian

"Jadi, terkait dengan ada atau tidak, tindak pidana, sampai saat ini masih proses penyelidikan," katanya.

Mansur menambahkan, meski tidak ada korban luka maupun korban jiwa, kerusakan fisik pada area sekolah cukup terdampak akibat robohnya pagar tersebut.

Pihak sekolah juga telah meminta agar pemilik pagar bertanggung jawab dengan membangun kembali fasilitas yang rusak seperti semula.

"Sekolah minta supaya bangunan seperti semula. Kalau memang ada rusak di ruang mana, apa saja kerusakan, Kepala Sekolah minta kembali seperti semula," ucapnya.

Akibat kejadian itu, saluran air di sekitar lokasi dilaporkan tersumbat. Sementara itu, total kerugian masih dalam proses pendataan.

Sebelumnya, Badan Penanggulangan Bencana Daerah DKI Jakarta menyampaikan bahwa robohnya pagar tembok di samping SMPN 182 Jakarta Selatan dipicu oleh kondisi struktur tanah yang labil.

Baca Juga: Momen Menegangkan Tembok di SMPN 182 Jakarta Selatan Roboh

(Sumber: Antara) 

x|close