Mentri Transmigrasi Ungkap Serahkan 16 Kapal Nelayan untuk Warga Rempang, Sebut Iklim Investasi Semakin Kondusif

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 17 Feb 2026, 08:00
thumbnail-author
Deddy Setiawan
Penulis
thumbnail-author
Beno Junianto
Editor
Bagikan
Menteri Transmigrasi Iftitah Sulaiman Suryanagara Menteri Transmigrasi Iftitah Sulaiman Suryanagara (NTVnews)

Ntvnews.id, BatamMenteri Transmigrasi Iftitah Sulaiman Suryanagara menyatakan pemerintah terus berupaya memastikan program pengembangan kawasan transmigrasi di Rempang dan memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat.

Ia menegaskan, pihaknya terus mengupdate perkembangan program di bawah Kementerian Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan (Menko IPK Agus Harimurti Yudhoyono) dan terus bekerja sama dengan BP Batam serta Pemerintah Kota Batam.

“Kami mengucapkan terima kasih atas support kepada Pak Menko bidang infrastruktur dan pengembangan kewilayahan,” ujar Iftitah kepada media usai menghadiri perayaan Imlek di Swiss Beel Hotel Batam, Provinsi Kepulauan Riau, Senin, 16 Februari 2026.

Baca Juga: Imlek 2577 Kongzili, Menag: Semoga Tahun ini Membawa Kedamaian dan Kesejahteraan

Menurut Iftitah, dalam satu tahun terakhir situasi di Rempang semakin kondusif sehingga menciptakan kenyamanan bagi investasi. Pemerintah tidak hanya menyiapkan relokasi, tetapi juga memastikan sumber penghidupan masyarakat tetap terjaga.

“Alhamdulillah kalau rekan-rekan media ikuti selama satu tahun terakhir ini kan situasinya juga lebih cenderung damai, peaceful, sehingga menghadirkan iklim investasi, pada prinsipnya sekarang ini kami laporkan juga ada 16 kapal nelayan yang sudah kami berikan kepada masyarakat dan harapannya mereka tidak hanya sekadar pindah ke tempat yang baru tapi juga ada pekerjaan yang terus menghasilkan pendapatan untuk kesejahteraan mereka,” Pungkas Iftitah.

Diketahui Sebelumnya diberitakan Kementerian Transmigrasi merealisasikan 16 bantuan kapal nelayan bagi masyarakat Rempang Eco-City, sebagai upaya peningkatan pendapatan dan kesejahteraan warga setempat. Wakil Menteri Transmigrasi Viva Yoga Mauladi di Batam, Senin, 12 Februari 2026 menyampaikan, dalam satu kapal berukuran 5 GT dilengkapi dengan jaring sebagai alat tangkap, serta toilet kecil di bagian belakang kapal.

x|close