Harga Ayam Capai Rp45 Ribu! Mendag: Harga Masih Stabil Jelang Ramadhan

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 18 Feb 2026, 11:50
thumbnail-author
Naurah Faticha
Penulis
thumbnail-author
Beno Junianto
Editor
Bagikan
Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso menghadiri pembukaan Pasar Murah Ramadan dan Idulfitri di Kantor Kementerian Perdagangan, Jakarta, Rabu, 18 Februari 2026. (ANTARA/Maria Cicilia Galuh) Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso menghadiri pembukaan Pasar Murah Ramadan dan Idulfitri di Kantor Kementerian Perdagangan, Jakarta, Rabu, 18 Februari 2026. (ANTARA/Maria Cicilia Galuh) (Antara)

Ntvnews.id, Jakarta - Menteri Perdagangan Budi Santoso menegaskan harga daging ayam ras secara rata-rata nasional masih dalam kondisi stabil menjelang Ramadhan. Pemerintah memastikan tidak terjadi lonjakan signifikan pada komoditas tersebut di tingkat nasional.

Mengacu pada data Sistem Pemantauan Pasar dan Kebutuhan Pokok (SP2KP) per 13 Februari 2026, harga daging ayam ras tercatat sebesar Rp40.259 per kilogram. Budi menjelaskan, meskipun terdapat laporan harga ayam menyentuh Rp45 ribu per kilogram di sejumlah pasar, angka tersebut bukan mencerminkan rata-rata nasional.

"Artinya memang ada yang Rp45 ribu, tapi ada juga pasti di bawah Rp40 ribu. Jadi bukan berarti rata-rata nasionalnya Rp45 ribu. Tapi yang harga mahal tadi tetap kita cek," ujar Budi usai menghadiri Pasar Murah Ramadhan dan Idul Fitri di kantor Kementerian Perdagangan (Kemendag), Jakarta, Rabu, 18 Februari 2026.

Ia menambahkan, pemerintah akan menelusuri pasar-pasar yang mencatat harga relatif tinggi guna mengetahui penyebabnya, apakah dipicu gangguan distribusi atau peningkatan permintaan di wilayah tertentu.

Pemerintah pun menargetkan harga tetap bergerak sesuai kisaran Harga Acuan Pembelian (HAP) dan Harga Eceran Tertinggi (HET).

Baca Juga: Pemerintah Pastikan Stok Pangan Aman Jelang Ramadhan, Harga Tak Boleh di Atas HET

Berdasarkan koordinasi dengan pelaku usaha, lanjutnya, pasokan ayam nasional dalam kondisi aman dan produksi berjalan normal, termasuk tidak ada kendala terkait harga pakan. Kenaikan harga yang terjadi dinilai lebih dipengaruhi oleh meningkatnya permintaan menjelang hari besar keagamaan.

"Biasanya kan memang kalau mendekati Lebaran, permintaan menjadi meningkat. Tapi kita minta diantisipasi. Meskipun Lebaran atau Nataru (Natal dan Tahun Baru), pasokan harus terjaga. Jadi ketika permintaan melonjak, ya tetap harus harga stabil," katanya.

Untuk menjaga stabilitas tersebut, Kementerian Perdagangan bersama Badan Pangan Nasional, Kementerian Pertanian, pemerintah daerah, Polri, serta Satuan Tugas Pangan terus memantau perkembangan harga, baik melalui inspeksi langsung ke pasar maupun lewat sistem SP2KP.

Selain daging ayam, harga telur ayam ras tercatat rata-rata nasional Rp30.570 per kilogram. Di sejumlah daerah, harga bahkan lebih rendah, seperti di Sukoharjo Rp28 ribu dan Palembang Rp29 ribu per kilogram.

Pemerintah optimistis stabilitas harga dan kecukupan pasokan dapat terus terjaga sepanjang Ramadan, sehingga masyarakat dapat menjalankan ibadah dengan tenang tanpa kekhawatiran lonjakan harga kebutuhan pokok.

Baca Juga: Kebutuhan Pangan Jakarta Naik Jelang Ramadhan, Telur dan Daging Jadi Primadona

(Sumber: Antara) 

x|close