Ntvnews.id, Jakarta - Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) menyalurkan bantuan 100 ekor sapi untuk mendukung tradisi Meugang menyambut bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah di delapan kabupaten di Aceh.
Berdasarkan data Baznas per 16 Februari 2026, sebanyak 100 ekor sapi dengan bobot rata-rata 240–250 kilogram per ekor disalurkan kepada masyarakat terdampak bencana. Penyaluran ini ditujukan agar warga tetap dapat menjalankan tradisi tahunan tersebut menjelang Ramadhan.
Sebaran sapi meliputi Pidie Jaya 13 ekor, Bireuen 10 ekor, Aceh Utara 15 ekor, Aceh Timur 15 ekor, Aceh Tamiang 22 ekor, Aceh Tengah 10 ekor, Bener Meriah 5 ekor, serta Gayo Lues 10 ekor. Tradisi Meugang sendiri mulai dilaksanakan pada 16 Februari 2026.
Baca Juga: Infografik: Diskon Transportasi Idul Fitri 2026
Selain memastikan warga penyintas bencana tetap dapat merayakan Meugang, program ini juga bertujuan menjaga warisan budaya berusia ratusan tahun dan memperkuat solidaritas warga. Penyaluran sapi turut menggerakkan ekonomi lokal melalui penjualan dan distribusi daging.
Tradisi Meugang merupakan warisan budaya sejak Kesultanan Aceh Darussalam pada 1607, berupa ritual memasak dan menikmati daging bersama sebelum Ramadhan, Idul Fitri, dan Idul Adha. Biasanya masyarakat menggunakan daging sapi, namun juga dapat memakai kambing, bebek, maupun ayam. Tradisi ini telah diakui sebagai warisan budaya tak benda sejak 2016.
Pimpinan Baznas RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan Saidah Sakwan menegaskan makna mendalam dari tradisi tersebut.
“Meugang bukan sekadar menyembelih sapi atau makan bersama, tetapi memiliki nilai spiritualitas dan emosional yang mendalam bagi rakyat Aceh.”
Berikut Infografiknya:
Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) menyalurkan bantuan berupa 100 ekor sapi untuk tradisi Meugang menyambut bulan suci Ramadhan bagi masyarakat terdampak bencana di delapan kabupaten di Aceh. (Antara)
Baca Juga: Infografik: 4 Skema Penyaluran MBG saat Ramadhan 2026
Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) menyalurkan bantuan berupa 100 ekor sapi untuk tradisi Meugang menyambut bulan suci Ramadhan bagi masyarakat terdampak bencana di delapan kabupaten di Aceh. (Antara)