Ntvnews.id, New York - Suasana Ramadan kembali hadir di pusat keramaian kota ketika salat Tarawih berjemaah dijadwalkan berlangsung pada 20 Februari 2026. Kawasan yang biasanya identik dengan lampu mencolok dan aliran turis itu akan berubah menjadi ruang ibadah terbuka dengan agenda lengkap, mulai dari bacaan Al-Quran hingga penyediaan buka puasa gratis.
Manhattan, dengan segala reputasinya sebagai pusat aktivitas komersial dan hiburan, selama ini dikenal sebagai panggung berbagai acara publik skala besar.
Namun sejak 2022, lokasi ini juga menjadi tempat berkumpulnya umat Muslim untuk menunaikan salat Tarawih berjemaah di bulan Ramadan, menghadirkan pemandangan kontras antara ketenangan ibadah dan hiruk-pikuk kota modern.
Baca Juga:
Foto-foto dari tahun-tahun sebelumnya memperlihatkan ribuan jemaah memadati ruang terbuka di area tersebut, menunjukkan antusiasme yang terus bertahan dari tahun ke tahun. Pemandangan itu bahkan kerap menjadi viral karena menggambarkan kesyahduan ibadah yang hadir tepat di tengah kesibukan simbolik ibu kota budaya Amerika.
Penyelenggaraan Tarawih tahun ini kembali dipimpin oleh komunitas dakwah jalanan Way of Life SQ, yang sejak 2022 konsisten menjadi penggerak kegiatan serupa.
“Salat Tarawih di Times Square 20 Februari 2026. Ikuti acara dakwah terbesar di dunia!” ucap mereka.
Untuk keperluan iftar, panitia bekerja sama dengan Darbar's Chicken & Ribs, restoran halal yang telah beroperasi selama lebih dari 28 tahun dan dikenal dengan menu ayam, iga, serta burgernya. Kolaborasi tersebut memungkinkan ribuan peserta menikmati hidangan buka puasa secara gratis di lokasi acara.
“Hanya untuk satu malam saja, dengarkan bacaan Al-Quran di seluruh Times Square! Buka puasa gratis (iftar) akan disediakan oleh @darbarshalal. Menyatukan umat Muslim melalui Al-Quran,” ujar panitia.
Baca Juga:
Selain itu, kegiatan ini juga bekerja sama dengan Droplets of Mercy USA, organisasi nirlaba yang bergerak di bidang bantuan kemanusiaan. Kolaborasi tersebut memperkuat nuansa solidaritas sosial yang melingkupi penyelenggaraan Tarawih di ruang publik tersebut.
Acara akan berlangsung dari pukul 5 sore hingga 9 malam, berlokasi tepat di area 46–47 Broadway. Para jemaah diimbau membawa sajadah atau alas salat masing-masing untuk kenyamanan selama pelaksanaan ibadah.
Seiring bertumbuhnya komunitas Muslim di kota itu, yang menurut Zohran Mamdani jumlahnya mencapai lebih dari satu juta orang, pelaksanaan Tarawih di ruang publik seperti ini menegaskan kehadiran dan kebersamaan umat dalam lanskap sosial kota.
Dengan demikian, kehadiran salat Tarawih di pusat kota bukan hanya menjadi momen religius, tetapi juga sebuah pernyataan keterhubungan komunitas Muslim dengan denyut kehidupan metropolitan, menghadirkan atmosfer spiritual yang memancar dari salah satu titik paling sibuk di dunia.
Tarawih di Times Square New York (Instagram)