Investor Global Apresiasi Komitmen RI Perkuat Sistem Hukum dan Pasar Modal

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 21 Feb 2026, 21:59
thumbnail-author
Moh. Rizky
Penulis
thumbnail-author
Siti Ruqoyah
Editor
Bagikan
Chief Investment Officer Danantara Indonesia, Pandu Sjahrir. Chief Investment Officer Danantara Indonesia, Pandu Sjahrir.

Ntvnews.id, Jakarta - Pemerintah saat ini tengah fokus dalam reformasi pasar modal Indonesia. Upaya ini dilakukan untuk penguatan kepercayaan investor global.

Penguatan pasar modal yang dilakukan pemerintah ini juga mendapat apresiasi dari para investor global. Hal ini disampaikan langsung kepada Presiden Prabowo Subianto ketika mengadakan pertemuan dengan para pengusaha di Amerika Serikat.

“Memang banyak sekali tambahan, dan ini sekarang sedang kita bicarakan, reformasi yang dilakukan di pasar modal. Bahwa pasar modal sangat penting untuk bisa meningkatkan confidence,” ujar Chief Investment Officer Danantara Indonesia, Pandu Sjahrir di Washington DC, ditulis Sabtu, 21 Februari 2026. 

Menurutnya, dalam berbagai pertemuan dengan investor global, isu confidence building atau pembangunan kepercayaan menjadi topik utama. Para investor, kata dia, sangat mengapresiasi penekanan pemerintah terhadap penguatan sistem hukum dan kepastian hukum.

Hal ini dinilai sebagai fondasi penting dalam menciptakan iklim investasi yang sehat dan berkelanjutan.

“Mereka sangat apresiasi bahasa yang Bapak Presiden tekankan mengenai penguatan legal system, certainty of legal system,” jelasnya.

Kata Pandu, gagi investor global, kepastian hukum bukan sekadar formalitas, melainkan elemen krusial dalam pengambilan keputusan investasi jangka panjang.

Dengan sistem hukum yang kuat dan transparan, risiko dapat dikelola lebih baik, sehingga aliran modal pun menjadi lebih stabil.

Tak hanya itu, Pandu menceritakan, pembentukan Danantara juga menjadi sorotan positif di mata investor internasional. Ia menyebut, banyak investor yang melihat Danantara sebagai calon mitra strategis.

Skema kemitraan ini dinilai sejalan dengan praktik global, di mana investor besar kerap bekerja sama dengan sovereign wealth fund di berbagai negara.

“Mereka sangat apresiasi juga bahwa ada pembentukan Danantara yang Bapak Presiden inisiasikan. Ini bisa menjadi salah satu calon mitra mereka karena mereka juga sudah sangat terbiasa bermitra dengan sovereign wealth fund lain di dunia,” ungkapnya.

Pandu menambahkan, keinginan investor global saat ini bukan sekadar menanamkan modal secara langsung, melainkan membangun partnership jangka panjang.

Dalam konteks ini, Danantara dipandang sebagai jembatan strategis antara modal global dan peluang investasi domestik.

x|close