7 Hari Pencarian, 2 Korban Kecelakaan Kapal Nur Ainun Balqis Dinyatakan Hilang

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 23 Feb 2026, 11:25
thumbnail-author
Naurah Faticha
Penulis
thumbnail-author
Tim Redaksi
Editor
Bagikan
Tim gabungan memantau keberadaan dua korban kapal tenggelam dari atas KN SAR Baladewa pada operasi SAR hari ke tujuh, Minggu, 22 Februari 2026. ANTARA/HO-Kansar Palu Tim gabungan memantau keberadaan dua korban kapal tenggelam dari atas KN SAR Baladewa pada operasi SAR hari ke tujuh, Minggu, 22 Februari 2026. ANTARA/HO-Kansar Palu (Antara)

Ntvnews.id, Palu - Dua korban kapal tenggelam KLM Nur Ainun Balqis di perairan Selat Makassar, wilayah Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah, dinyatakan hilang setelah upaya pencarian selama tujuh hari oleh tim SAR gabungan tidak membuahkan hasil. Operasi tersebut resmi dihentikan pada hari ketujuh.

"Hari ke tujuh operasi SAR, korban belum ditemukan. Hingga Pukul 15.45 Wita tim SAR gabungan bersama pihak keluarga dan pemerintah setempat bermusyawarah kemudian bersepakat kegiatan pencarian dihentikan," kata Kepala Kantor SAR Pencarian dan Pertolongan Palu, Muh Rizal, di Palu, Minggu, 22 Februari 2026.

Ia menjelaskan bahwa setelah operasi SAR ditutup, proses selanjutnya adalah pemantauan. Jika nantinya ditemukan tanda-tanda keberadaan korban, operasi pencarian dapat dibuka kembali. Seluruh unsur SAR yang terlibat pun telah dikembalikan ke kesatuan masing-masing setelah penutupan operasi.

Selama tujuh hari pencarian, tim menggunakan KN SAR Baladewa dengan dukungan kapal nelayan serta personel SAR gabungan. Namun, tidak ditemukan indikasi keberadaan korban.

Baca Juga: Kapal Malaysia Tenggelam Usai Tabrak Kapal Patroli Thailand

Pada hari terakhir, operasi dimulai pukul 07.30 Wita dari dermaga KN SAR Baladewa di Kota Palu dengan radius pencarian dipersempit hingga sekitar 50 mil laut.

"Jarak antartrek pencarian 1 mil laut arah selatan dan barat, pada proses pencarian tim terkendala karena posisi tepat tenggelamnya KLM Nur Ainun Balqis tidak diketahui," ujarnya.

Ia menambahkan, tim SAR gabungan telah berupaya maksimal dengan menyisir sejumlah titik yang dicurigai menjadi lokasi korban. Kapal tersebut mengangkut lima orang, yakni Saharudin (47), Muh Alwi (32), dan Mukain (47) yang ditemukan selamat oleh nelayan Donggala, sedangkan dua lainnya, Gus wan (47) dan Adam (20), hingga kini belum ditemukan.

Dilaporkan, KLM Nur Ainun Balqis bertolak dari Pelabuhan Nunukan, Kalimantan Utara, menuju Pelabuhan Orange Kabupaten Barru, Sulawesi Selatan, pada Kamis, 12 Februari 2026 sekitar pukul 02.00 Wita.

"Di tengah perjalanan saat berada di Selat Makassar kapal dihantam ombak dan mengalami oleng hingga tenggelam, seluruh penumpang sekaligus awak kapal melompat ke kalut menyelamatkan diri," kata dia.

Baca Juga: VIDEO: Kapal KM Marina 7 Terbakar di Perairan Pulau Ular, 1 Orang Tewas

(Sumber: Antara) 

x|close