Pembunuh Wanita yang Mayatnya Dibuang Tanpa Busana dan Tangan Diikat Ditangkap

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 24 Feb 2026, 13:48
thumbnail-author
Siti Ruqoyah
Penulis & Editor
Bagikan
Kapolres Malang, Kasat Resmob Bareskrim Polri, Kasubdit Jatanras Polda Jawa Timur dan Kasat Reskrim Polres Malang Kapolres Malang, Kasat Resmob Bareskrim Polri, Kasubdit Jatanras Polda Jawa Timur dan Kasat Reskrim Polres Malang (Istimewa)

Ntvnews.id, Jakarta - Kapolres Malang AKBP Muhammad Taat Resdi mengatakan, tim gabungan menangkap pelaku pembunuhan wanita yang mayatnya ditemukan tanpa busana, mulut tersumpal dan tangan terikat di Sungai Jilu Desa Sukopuro, Kecamatan Jabung, Malang.

Tim gabungan yang turun menangkap pelaku terdiri dari Resmob Bareskrim Polri, Jatanras Polda Jatim dan Satreskrim Polres Malang.

Baca juga: Identitas Mayat Perempuan 17 Tahun Asal Nganjuk yang Ditemukan Tewas di Sungai Jilu Malang

"Dari hasil penelusuran, penyelidikan, kemudian telah dilakukan penangkapan terhadap satu orang tersangka, berinsial YDF, usia 22 tahun, warga Jabung, Malang," ujar Taat saat konferensi pers di kantornya, Selasa 24 Februari 2026.

Ilustrasi garis polisi dalam peristiwa penembakan gereja di Michigan, Amerika Serikat (AS). /ANTARA/Anadolu/py (Anadolu) <b>(Antara)</b> Ilustrasi garis polisi dalam peristiwa penembakan gereja di Michigan, Amerika Serikat (AS). /ANTARA/Anadolu/py (Anadolu) (Antara)

Sementara itu, untuk korban sendiri, kata Taat, telah terungkap identitasnya yakni seorang perempuan dengan usia 17 tahun dan inisial HMZ.

Sebelumnya, warga Malang digegerkan dengan penemuan mayat wanita di Sungai Jilu Desa Sukopuro, Kecamatan Jabung, Malang.

Saat ditemukan mayat dalam kondisi tanpa busana, mulut tersumpal dan tangan terikat.

Kasat Reskrim Polres Malang AKP Hafiz Prasetia Akbar mengatakan Kondisi korban saat ditemukan, tangan korban dalam keadaan terikat. Korban diduga sudah meninggal 3 sampai 5 hari.

“Terdapat sumpalan kain di dalam mulutnya. Korban juga ditemukan dalam kondisi tidak berbusana," ujar AKP Hafiz.

x|close