Bos LPDP ke Para Alumni: Lu Pakai Duit Pajak, Ingat Itu!

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 26 Feb 2026, 09:19
thumbnail-author
Muslimin Trisyuliono
Penulis
thumbnail-author
Siti Ruqoyah
Editor
Bagikan
Direktur Utama Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP), Sudarto, mengingatkan seluruh alumni dan penerima beasiswa LPDP untuk menjaga etika dan nilai-nilai kebangsaan.  Direktur Utama Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP), Sudarto, mengingatkan seluruh alumni dan penerima beasiswa LPDP untuk menjaga etika dan nilai-nilai kebangsaan.

Ntvnews.id, Jakarta - Direktur Utama Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP), Sudarto, mengingatkan seluruh alumni dan penerima beasiswa LPDP untuk menjaga etika dan nilai-nilai kebangsaan. 

Adapun peringatan tersebut disampaikan menyusul sorotan publik terhadap perilaku alumni yang dinilai belum mencerminkan kontribusi positif bagi negara.

Ia menjelaskan setiap rupiah yang digunakan untuk membiayai pendidikan, baik di jenjang S2, S3, program post-doctoral, maupun kegiatan lainnya berasal dari keringat rakyat Indonesia melalui pajak.

"Saya perlu menyampaikan kepada seluruh alumni LPDP, tolong ke depan untuk bisa menjaga etika moral dan nilai-nilai kebangsaan. Lu pakai duit pajak. Ingat itu. Lu pakai duit pajak!," ucap Sudarto dalam media briefing, Rabu 25 Februari 2026 malam.

Baca juga: Infografik: Kewajiban Penerima Beasiswa LPDP

Lanjut kata Sudarto, keberlangsungan LPDP sangat bergantung pada kepercayaan (trust) masyarakat. 

Menurutnya dana abadi pendidikan yang dikelola saat ini merupakan harapan jangka panjang rakyat Indonesia untuk mencetak sumber daya manusia (SDM) unggul yang berdampak positif bagi kemajuan bangsa.

"Mari kita buktikan bahwa harapan masyarakat dengan membentuk dana abadi pendidikan ini adalah jangka panjang memang berdampak," bebernya.

Sebelumnya, Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa merespons terkait hebohnya alumni penerima beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) yang viral karena pernyataan kontroversial.

Dalam hal ini, Purbaya menyebut banyak warga yang mengejek situasi ekonomi Indonesia saat ini jelek.

"Mungkin teman-teman sudah bosan ya, kalau kita melihat kondisi global. Temen-temen banyak yang ngeledekin oh Indonesia jelek termasuk yang kemarin tuh dia bilang anaknya jangan warga negara Indonesia," ucap Purbaya dalam konferensi pers APBNKita edisi Februari 2026.

Purbaya menyebut mereka yang mempunyai asumsi tersebut akan menyesal lantaran kondisi Indonesia akan lebih bagus 20 tahun lagi.

"Mungkin 20 tahun lagi akan nyesel, karena kita 20 tahun lagi kita akan bagus banget," lanjutnya.

Baca juga: Susul Isyana, Alyssa Soebandono Bantah Terima Beasiswa LPDP

Hal tersebut menyusul viral di media sosial seorang pengguna Instagram @sasetyaningtyas, yang bersama suaminya merupakan penerima beasiswa LPDP yang membuat pernyataan kontroversial.

Dalam sebuah unggahannya, dirinya memamerkan mendapatkan surat dari Home Office Britania Raya soal kewarganegaraan Inggris bagi anak keduanya.

Surat yang dipamerkannya di unggahan tersebut menyatakan bahwa anak keduanya kini telah resmi menjadi warga negara Inggris, dimana dia juga memperlihatkan paspor Inggris yang datang bersamaan dengan surat tersebut.

Padahal sang suami, masih mengenyam pendidikan Doktor yang juga menggunakan fasilitas LPDP. Diduga, perolehan S2 dan S3 sang suami malah melanggar perjanjian LPDP. Kendati begitu, saat ini Dwi akhirnya meminta maaf. 

x|close