ASN Peserta Komcad Wajib Lolos Seleksi Ketat Sebelum Jadi Komcad

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 26 Feb 2026, 21:15
thumbnail-author
Naurah Faticha
Penulis
thumbnail-author
Tasya Paramitha
Editor
Bagikan
Arsip foto- Kementerian Pertahanan (Kemenhan) melaksanakan kegiatan penetapan komponen cadangan di Jakarta, Jumat, 28 Februari 2025. ANTARA/HO-Kementerian Pertahanan RI. Arsip foto- Kementerian Pertahanan (Kemenhan) melaksanakan kegiatan penetapan komponen cadangan di Jakarta, Jumat, 28 Februari 2025. ANTARA/HO-Kementerian Pertahanan RI. (Antara)

Ntvnews.id, Jakarta - Kepala Biro Informasi Pertahanan (Karo Infohan) Setjen Kementerian Pertahanan Republik Indonesia Brigjen TNI Rico Ricardo Sirait menegaskan aparatur sipil negara (ASN) yang mendaftar pelatihan komponen cadangan (komcad) tetap harus melalui tahapan seleksi secara ketat.

"Calon peserta yang telah mendaftar tetap harus melalui proses seleksi. Tahapan seleksi tersebut meliputi seleksi administrasi, pemeriksaan kesehatan, kesegaran jasmani," kata Rico kepada ANTARA di Jakarta, Kamis, 26 Februari 2026.

Ia menjelaskan, pemeriksaan kesehatan menjadi bagian penting untuk memastikan kondisi fisik para ASN cukup prima sebelum mengikuti pelatihan dasar militer. Ketahanan tubuh dinilai krusial agar peserta mampu menjalani seluruh rangkaian kegiatan selama masa pendidikan.

Selain aspek kesehatan dan kebugaran jasmani, Kemhan juga akan menerapkan seleksi psikologi serta penilaian mental ideologi.

"Seleksi psikologi, serta penilaian mental ideologi guna memastikan kesiapan peserta mengikuti pelatihan komcad," jelas Rico.

Baca Juga: Kemhan: Sebanyak 987 ASN Daftar Pelatihan Komcad Gelombang Pertama

Lebih lanjut, Kemhan menyediakan total kuota 4.000 peserta bagi kementerian dan lembaga yang ingin mengikutsertakan ASN dalam program komcad.

Gelombang pertama direncanakan diikuti 2.000 ASN dan akan dilaksanakan di lima lokasi pendidikan TNI, yakni Pusdikkes, Skadik 301, Pusbahasa AU, Kodam Jaya, dan Pasmar 1.

Gelombang kedua dengan jumlah peserta yang sama dijadwalkan berlangsung pada pertengahan 2026.

Hingga Kamis, 26 Februari 2026, tercatat 987 ASN telah mendaftarkan diri sebagai calon peserta komcad. Rico menyebut angka tersebut masih berpotensi bertambah menjelang pelaksanaan pelatihan pada April 2026.

Ia berharap program ini dapat membangun semangat kebangsaan dan memperkuat jiwa nasionalisme ASN dalam menjalankan tugas pengabdian kepada masyarakat dan negara.

Baca Juga: Wamenhan: Pendidikan Komcad untuk 4.000 ASN Dimulai April 2026

(Sumber: Antara) 

x|close