Menko AHY Luncurkan Podcast InfraMe, Perkuat Dialog Publik Soal Infrastruktur

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 27 Feb 2026, 14:11
thumbnail-author
Naurah Faticha
Penulis
thumbnail-author
Tasya Paramitha
Editor
Bagikan
Kementerian Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dalam episode perdana Podcast InfraMe, Selasa, 25 Februari 2026. Kementerian Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dalam episode perdana Podcast InfraMe, Selasa, 25 Februari 2026. (kemenkoinfra)

Ntvnews.id, Jakarta - Kementerian Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan yang dipimpin Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) resmi meluncurkan Podcast InfraMe sebagai wadah komunikasi yang lebih terbuka dan partisipatif dalam mengawal pembangunan nasional, Selasa, 25 Februari 2026.

Melalui platform ini, Kemenko Infra berupaya memperluas keterlibatan publik dalam memahami arah kebijakan serta dampak pembangunan infrastruktur. Kehadiran InfraMe menjadi bagian dari strategi memperkuat kanal komunikasi pemerintah kepada masyarakat.

Dengan format dialog yang interaktif dan mendalam, podcast ini diharapkan mampu memberikan gambaran utuh mengenai prioritas, strategi, serta orkestrasi pembangunan infrastruktur lintas sektor.

Dalam episode perdana, AHY menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur tidak boleh hanya berorientasi pada kuantitas proyek fisik, melainkan harus memberikan manfaat konkret bagi masyarakat.

“Kita ingin menggeser pendekatan dari sekadar membangun sebanyak-banyaknya infrastruktur menjadi membangun yang lebih baik dan lebih berdampak. Pertanyaannya selalu: apa outcome-nya dan apa manfaat langsungnya bagi masyarakat,” ujar Menko AHY dalam keterangannya, Jumat, 27 Februari 2026.

Baca Juga: AHY Tekankan Penguatan Infrastruktur untuk Keamanan Siber dan Kedaulatan Digital

Menko Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dan Staf Khusus Menko Merry Riana dalam episode perdana&nbsp;Podcast InfraMe,&nbsp;Selasa, 25 Februari 2026. <b>(kemenkoinfra)</b> Menko Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dan Staf Khusus Menko Merry Riana dalam episode perdana Podcast InfraMe, Selasa, 25 Februari 2026. (kemenkoinfra)

Baca Juga: AHY Dorong Creative Hub Jadi Bagian Pembangunan Infrastruktur

Ia menambahkan, komunikasi publik merupakan bagian tak terpisahkan dari proses pembangunan.

Pemerintah, menurutnya, berkewajiban menjelaskan kebijakan secara transparan sekaligus membuka ruang dialog dua arah agar masyarakat dapat menyampaikan aspirasi maupun kritik yang membangun.

AHY menjelaskan bahwa infrastruktur merupakan instrumen penting dalam meningkatkan kualitas hidup. Pembangunan konektivitas jalan dan transportasi berkontribusi menekan biaya logistik, bendungan dan irigasi mendorong produktivitas pertanian, akses air bersih memperkuat ketahanan lingkungan, sedangkan pembangunan sekolah serta fasilitas kesehatan menopang kualitas sumber daya manusia.

Lebih jauh, ia memaparkan peran strategis kementerian koordinator bukan sekadar mengoordinasikan, tetapi juga mengorkestrasi kebijakan agar terintegrasi secara vertikal dan horizontal antara pemerintah pusat dan daerah.

“Tanpa koordinasi dan orkestrasi yang kuat, pembangunan berisiko berjalan sendiri-sendiri, tumpang tindih, dan tidak optimal. Karena itu, pendekatan strategic planning menjadi sangat penting agar setiap proyek benar-benar memberikan dampak maksimal,” tegasnya.

Baca Juga: AHY Sebut Perayaan Imlek 2577 Jadi Momen Bersejarah bagi Partai Demokrat

Menko Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dan Staf Khusus Menko Merry Riana dalam episode perdana&nbsp;Podcast InfraMe,&nbsp;Selasa, 25 Februari 2026. <b>(kemenkoinfra)</b> Menko Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dan Staf Khusus Menko Merry Riana dalam episode perdana Podcast InfraMe, Selasa, 25 Februari 2026. (kemenkoinfra)

Baca Juga: Diskusi dengan Komunitas Pemuda Ekraf, Menko AHY Pastikan Infrastruktur Dukung Industri Kreatif

Sebagai contoh, AHY menyinggung keberhasilan pengelolaan arus Natal dan Tahun Baru yang mencatat penurunan angka kecelakaan sekitar 25 persen, serta kebijakan penurunan harga tiket pesawat hingga 14 persen yang merupakan hasil sinergi lintas sektor.

Ia juga menekankan bahwa pembangunan infrastruktur harus sejalan dengan agenda keberlanjutan dan transisi energi, termasuk penguatan transportasi publik, dukungan elektrifikasi kendaraan, serta penyediaan infrastruktur dasar seperti air bersih dan pengendalian banjir.

“Infrastruktur bukan hanya tentang beton dan baja, melainkan tentang harapan, kesejahteraan, dan masa depan. Tidak boleh ada wilayah, generasi, maupun kelompok masyarakat yang tertinggal dalam pembangunan,” ujar Menko AHY.

Podcast InfraMe dipandu oleh Staf Khusus Menko, Merry Riana, dan akan tayang secara berkala sebagai ruang dialog strategis untuk memperkuat kolaborasi antara pemerintah, pemangku kepentingan, dan masyarakat dalam mengawal pembangunan nasional yang inklusif dan berkelanjutan.

x|close