Ntvnews.id, Abu Dhabi - Kedutaan Besar Republik Indonesia di Abu Dhabi mengingatkan seluruh Warga Negara Indonesia (WNI) yang berada di Uni Emirat Arab (UEA) untuk meningkatkan kewaspadaan. WNI juga diminta membatasi aktivitas di luar rumah serta menghindari area yang berpotensi terdampak konflik antara Amerika Serikat dan Israel dengan Iran.
Duta Besar RI untuk UEA, Judha Nugraha, mengimbau warga Indonesia agar tetap tenang dan terus mengikuti perkembangan situasi melalui sumber resmi yang dapat dipercaya.
"Mencermati dinamika terbaru situasi keamanan, KBRI Abu Dhabi mengimbau kepada seluruh WNI di wilayah UEA untuk menjaga komunikasi dengan sesama masyarakat Indonesia serta keluarga masing-masing," kata Judha kepada media.
WNI di UEA juga diminta melakukan lapor diri serta segera menghubungi hotline KBRI Abu Dhabi maupun Konsulat Jenderal Republik Indonesia di Dubai apabila menghadapi keadaan darurat atau mengetahui adanya sesama WNI yang memerlukan bantuan.
Baca Juga: Dihujani Rudal Iran, Israel Umumkan Darurat Energi
"KBRI Abu Dhabi dan KJRI Dubai akan terus memantau perkembangan situasi di kawasan dan mengomunikasikannya dengan masyarakat Indonesia di Uni Emirat Arab," tutur Judha.
Sementara itu, laporan dari Middle East Eye menyebutkan serangan gabungan AS dan Israel ke Iran menimbulkan korban jiwa. Sedikitnya 51 siswi dilaporkan meninggal dunia akibat serangan udara yang menghantam sebuah sekolah dasar di Iran selatan.
Serangan pada Sabtu pagi tersebut menyasar Sekolah Shajareh Tayyebeh di Kota Minab, Provinsi Hormozgan. Para korban disebut berusia antara tujuh hingga 12 tahun, menurut laporan kantor berita Tasnim dan Fars News Agency.
Serangan Iran Israel (Istimewa)
Serangan udara itu juga menyebabkan banyak orang terjebak di bawah reruntuhan bangunan. Saat insiden terjadi, terdapat 170 siswi di sekolah tersebut, dengan sedikitnya 45 orang lainnya dilaporkan mengalami luka-luka.
Rekaman yang beredar melalui akun Telegram yang berafiliasi dengan Korps Garda Revolusi Islam memperlihatkan warga setempat berupaya menggali puing-puing bangunan sekolah.
Sebagai respons, Iran melancarkan serangan balasan dengan menargetkan sejumlah pangkalan militer AS di kawasan Timur Tengah, termasuk di Bahrain, Qatar, dan UEA. Ledakan juga dilaporkan terjadi di Riyadh, Arab Saudi.
Isrel serang Iran (Reuters)