Ntvnews.id, Dubai - Langit Timur Tengah kembali memanas. Sebuah drone yang diduga terkait serangan balasan Iran dilaporkan menghantam area sekitar Bandara Internasional Dubai dan memicu insiden di hotel ikonik Burj Al Arab, Minggu (1/3/2026).
Informasi ini pertama kali ramai diperbincangkan setelah akun X @ShaykhSulaiman mengunggah kabar mengenai dampak serangan yang disebut menyebar semalaman di sejumlah negara Teluk dan kawasan Timur Tengah. Serangan tersebut juga dikabarkan menyasar ke pangkalan Amerika Serikat (AS).
Baca Juga: Diserang Rudal Iran, AS Tutup Kedubes di Bahrain
Menurut laporan yang dikutip dari Reuters, kantor media emirat menyebutkan sedikitnya empat orang mengalami luka-luka di Bandara Internasional Dubai akibat insiden tersebut. Otoritas setempat langsung bergerak cepat melakukan pengamanan dan penanganan darurat.
BREAKING: IRANIAN DRONE HITS BURJ AL ALRAB IN DUBAI
The 5 Star, 321-meter, 60-story tower stands on an artificial island. pic.twitter.com/uFtNI5kHrx
— Sulaiman Ahmed (@ShaykhSulaiman) February 28, 2026
Sementara itu, Burj Al Arab, hotel bintang lima setinggi 321 meter dengan 60 lantai yang berdiri megah di atas pulau buatan, juga terdampak. Konfirmasi resmi menyebutkan sebuah drone berhasil dicegat, namun puing-puingnya jatuh dan memicu kebakaran kecil di bagian fasad luar bangunan ikonik tersebut.
Hingga kini, otoritas setempat masih melakukan investigasi mendalam untuk memastikan sumber serangan serta potensi ancaman lanjutan.
Hotel ikonik Burj Al Arab. (Tangkapal layar Instagram)